logo


Krisis Pangan Mengancam, Pemerintah Didorong Kembangkan Sumber Pangan Lokal

Pola konsumsi pangan lokal harus kembali digalakkan kepada masyarakat.

7 September 2022 12:24 WIB

Ilustrasi sorgum
Ilustrasi sorgum Shutterstock/Marekuliasz

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Sumber pangan lokal perlu dikembangkan guna menghadapi ancaman krisis pangan dan inflasi global.

Manajer Ekosistem Pertanian Yayasan Keanekaragaman Hayati Indonesia (Kehati) Puji Sumedi mengatakan pola konsumsi pangan lokal harus kembali digalakkan kepada masyarakat.

Untuk mewujudkan hal itu, Puji menilai perlunya pendampingan kelembagaan dan sinergi antarpihak.


Wow Ada Pepes Ikan Nuklir?

"Kita perlu mengembalikan konsep pangan nusantara yang didasarkan pada keberagaman sumber daya hayati dan budaya lokal," kata Puji dalam diskusi ‘Mewujudkan Kedaulatan Pangan Nasional’, Selasa (6/9).

Yayasan Kehati mendorong keberagaman pangan nasional untuk masuk ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN). Menurutnya, Indonesia tidak bisa terus mengandalkan asupan karbohidrat pada beras.

"Pemerintah agar menyusun target nasional penurunan konsumsi beras sebagai sumber karbohidrat dan menggantinya dengan ragam pangan nusantara," ujar Puji.

Dia menerangkan, sumber pangan lokal di Indonesia sangat melimpah. Dicontohkan, komoditas Sorgum di kawasan timur Indonesia.

Sorgum, lanjut Puji, merupakan alternatif pengganti beras. Dari segi kesehatan, sorgum selain berkabohidrat, juga kaya protein.

"Kandungan gizi sorgum rendah kalori dan indeks glikemik rendah serat dengan catatan sudah ada kesadaran gaya hidup," jelasnya.

Dalam bayang-bayang krisis, Yayasan Kehati mendorong pemerintah untuk merealisasikan Cadangan Pangan Masyarakat (CPM) sesuai UU Pangan Pasal 33. Masyarakat, dalam hal ini, memiliki hak dan kesempatan untuk mewujudkannya.

"Pengembangan benih yang bersumber dari keanekaragaman hayati Indonesia dapat melahirkan petani muda serta melindungi hak-hak pelestari dan masyarakat hukum ada sebagai pengampu," terang Puji.

Petani Sawit Dihimbau Beli Bibit Bersertifikat

Halaman: 
Penulis : Iskandar