logo


Soal Dugaan Kekerasan Seksual ke Istri Sambo, Sahroni: Komnas HAM dan Komnas Perempuan Jangan Giring Opini

Komnas HAM dan Komnas Perempuan menduga ada kekerasan seksual terhadap Putri Candrwathi oleh Brigadir Yosua

6 September 2022 15:36 WIB

Ahmad Sahroni
Ahmad Sahroni dpr.go.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Komnas HAM dan Komnas Perempuan menduga ada kekerasan seksual terhadap istri Ferdy Sambo, Putri Candrwathi, oleh Brigadir Yosua. Wakil Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni, minta Komnas HAM dan Komnas Perempuan untuk tidak menggiring opini yang mencederai logika publik.

"Pada saat ini, mari kita hargai dan ikuti proses hukum yang sedang berjalan. Komnas HAM dan Komnas Perempuan jangan menggiring opini yang mencederai logika publik. Artinya kan polisi sudah menemukan tidak adanya dugaan pelecehan, sedangkan kedua Komnas ini justru menyatakan sebaliknya berdasarkan pengakuan tersangka. Jadi jangan pernyataan tersangka itu langsung disampaikan ke publik seolah itu kebenaran," kata Sahroni dalam keterangannya tertulis, Selasa (6/9).

Sahroni menilai penggiringan opini bisa membuat penyilidikan yang dilakukan polisi bisa menjadi rancu. Menurutnya, Brigadir Yousa tidak mungkin melakukan kekerasan seksual karena merupakan bawahan.


Terkait Kasus Brigadir J, Deolipa Anggap Komnas HAM dan Komnas Perempuan Hanya Bikin Onar

"Jangan sampai ada penggiringan-penggiringan opini yang nantinya dapat mencederai logika berpikir masyarakat. Ini malah bikin penyidikan legitimate yang tengah dilakukan polisi jadi rancu," ucapnya.

"Kalau dalam perspektif feminisme itu ada namanya relasi kuasa, di mana mereka yang berkuasa merasa memiliki kuasa terhadap korban, hingga pelecehan bisa terjadi. Dalam hal ini sudah jelas korbannya adalah Brigadir J yang secara kuasa lebih lemah, karena dia bawahan. Jadi di sini saja sudah membingungkan jika Komnas Perempuan justru ngotot dengan pendiriannya," imbuhnya.

Tanggapi KS Putri Candrawathi versi Komnas Perempuan, Eko Kuntadhi: Mengganggu Akal Sehat

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata