logo


PDIP Singgung Politik Identitas, Fadli Zon Respons Begini

Politik identitias tak terhindarkan.

4 September 2022 05:00 WIB

Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon.
Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon. Jitunews/Latiko Aldilla Dirga

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon menilai politik identitas tak terhindarkan di belahan dunia mana pun. Menurutnya, setiap orang yang merepresentasikan diri dengan aspek tertentu bisa jadi politik identitas.

Hal itu merespons sikap PDIP yang menganggap politik identitas di Indonesia masih marak, didasari adanya penistaan antarumat beragama.

“Di dunia mana tak ada politik identitas? Ketika orang merepresentasikan diri dengan agama, ideologi, etnis, ras, gender, kelas sosial, budaya, lingkungan, usia, dll, semua itu bagian dari politik identitas,” kata Fadli Zon dalam keterangan tertulisnya, dikutip Minggu (4/9).


Puan Maharani Optimis Capresnya Menang, Demokrat Samakan dengan Semangat AHY

Anggota DPR RI itu mengatakan politik identitas bisa timbul akibat perilaku diskriminatif dan praktik ketidakadilan.

“Politik identitas awalnya muncul karena ada diskriminasi, segregasi dan ketidakadilan,” pungkas Fadli Zon.

Sebelumnya, politikus PDIP Hamka Haq menyinggung penggunaan politik identitas oleh sejumlah pihak. Dia menyesalkan adanya pengkafiran terhadap umat agama lain hingga desakan penggantian dasar negara.

"Suka menista dan mengkafirkan umat agama lain, bahkan mengkafirkan sesama muslim yang berbeda mazhab dengannya," kata Hamka saat acara Mukernas Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) Tahun 2022, Jumat (2/9).

"Lebih dari itu, selalu mempropagandakan bahwa negara Pancasila adalah negara thogut, dzalim harus diganti khilafah. Dan selalu memfitnah dan menghina pemerintah yang sah," lanjutnya.

Relawan Jokowi Cari Kandidat Capres, Fadli Zon: Harusnya Buat Partai, Biar Jelas Ukuran Rakyatnya

Halaman: 
Penulis : Iskandar