•  

logo


Ada Kebocoran, Gazprom Hentikan Operasional Jalur Pipa Gas Rusia-Eropa

Perusahaan energi Rusia mengatakan bahwa jalur pipa gas Nord Stream 1 tidak akan dioperasikan sampai kebocoran oli pada bagian turbin selesai diperbaiki

3 September 2022 14:30 WIB

Perusahaan gas Rusia, Gazprom
Perusahaan gas Rusia, Gazprom istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Raksasa Energi Rusia, Gazprom, pada Jumat (2/9) mengatakan bahwa pasokan gas alam Rusia melalui jalur pipa Nord Stream 1 akan tetap ditutup, hingga turbin gas utama di stasiun kompresor Portovaya yang terletak di dekat St Petersburg sudah selesai diperbaiki. Turbin tersebut dilaporkan mengalami kebocoran pada bagian oli mesin.

Menurut perusahaan tersebut, turbin tidak dapat beroperasi dengan aman sampai kebocoran diperbaiki. Sayangnya, Gazprom tidak memberikan jangka waktu soal dimulainya kembali pasokan gas melalui pipa Nord Stream 1.

Dalam pernyataannya di Telegram, Gazprom mengatakan bahwa laporan deteksi kebocoran minyak "juga ditandatangani oleh perwakilan Siemens."


Presiden Belarusia Sebut Konflik Ukraina Akan Segera Berakhir

Gazprom mengutip Siemens yang mengatakan bahwa perbaikan yang diperlukan hanya dapat dilakukan dalam "kondisi bengkel khusus."

Nord Stream 1, yang mengalir di bawah Laut Baltik untuk memasok Jerman dan negara-negara lain dengan gas, hanya beroperasi pada 20 persen dari kapasitas maksimalnya, karena sejumlah turbin masih berada di Jerman setelah menjalani proses pemeliharaan rutin di Kanada.

Gazprom juga mengatakan bahwa menurunnya kapasitas pengiriman gas Nord Stream 1 secara langsung diakibatkan oleh kebijakan sanksi yang dijatuhkan oleh Uni Eropa terhadap Rusia atas konflik Ukraina.

 

AS Tak Keluarkan Visa bagi Delegasi Rusia untuk Hadiri KTT PBB di New York, Begini Reaksi Moskow

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia