logo


Puja-puji Musni Umar ke Anies soal Kota Tua

Musni mengapresiasi Anies dan jajarannya atas perombakan kawasan Kota Tua.

29 Agustus 2022 10:16 WIB

Musni Umar
Musni Umar politik.rmol.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Pedestarian yang lumayan lebar, tidak adanya warung kumuh dan parkir sembarangan, hingga antarmoda transportasi yang terintegrasi merupakan deretan pujian Musni Umar kepada Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan atas pengalamannya mengunjungi kawasan Kota Tua.

Rektor Universitas Ibnu Chaldun (UIC) itu mengapresiasi Anies beserta jajarannya terkait wajah baru Kota Tua. Menurutnya, baru di era Anies, kawasan tersebut memperoleh perhatian.

“Penataan Kota Tua Jakarta, saya apresiasi yang tinggi kepada Gubernur Anies Baswedan, Wakil Gubernur Ahmad Riza Patria dan seluruh jajarannya khususnya Bina Marga Provinsi DKI Jakarta, karena selama ini Kota Tua tersebut seolah diabaikan,” kata Musni Umar dalam keterangan tertulisnya di situs Arah Jaya, dikutip Senin (29/8).


Gubernur Anies: Kota Tua Adalah Kota Masa Depan

Menurut Musni, langkah Anies dalam merombak kawasan Kota Tua sangat tepat. Sebab, ujar dia, Kota Tua, dengan sisi sejarahnya, merupakan destinasi wisata yang berpotensi mendatangkan pengunjung lintas negara.

“Pada hal Kota Tua dengan bangunan lama peninggalan pada masa penjajahan Belanda, merupakan obyek wisata yang sangat potensial dan strategis dalam upaya Jakarta menggait wisatawan dari manca negara,” tutur Musni.

Setidaknya, ada 6 poin positif yang diungkapkan Musni Umar tentang Kota Tua.

- Pedestarian mirip di jalan Jenderal Sudirman Jakarta Selatan

“Hanya pedestarian (tempat jalan kaki) di Kota Tua tidak selebar jalannya seperti di jalan Jenderal Sudirman Jakarta Selatan,” ujar sang sosiolog.

- Tidak ada lagi warung-warung kumuh di jalan raya Kota Tua

“Semua sudah rapi, tidak ada mobil pribadi, motor, mikrolet yang parkir sembarangan tempat. Dipinggir jalan ada taman-taman di sepanjang jalan, sehingga semakin menambah keindahan Kota Tua Tua Jakarta Barat,” jelasnya.

- Lingkungan museum Fatahillah sangat tertata rapi dan bersih

“Walaupun banyak stand yang dibangun untuk menjual berbagai macam produk makanan karena sedang berlangsung Festival Batavia Kota Tua (27-28/8),” lanjut Musni.

- Halte Transjakarta Kota Tua sudah selesai dibangun

“Belum diberi nama, tapi sangat indah dan mempesona. Saya sempat duduk dibangku di area halte dan sempat ngobrol dengan seorang pemuda dari Cileduk, Tangerang Selatan. Dia berkata kepada saya, Jakarta berubah drastis sejak dipimpin Anies. Menurut dia, Anies hebat,” cerita dia.


- Stasiun Kota Jakarta sangat berdekatan dengan Halte Transjakarta

“Warga Jakarta dan warga dari berbagai daerah di pulau Jawa yang naik kereta api, jika turun di stasiun kereta api Jakarta Kota, bisa langsung pindah ke bus Transjakarta ke berbagai jurusan yang di tuju atau mau berwisata keliling Kota Tua untuk menyaksikan bangunan-bangunan tua peninggalan Belanda serta kawasan Kota Tua yang sudah ditata dengan indah dan mempesona,” terang Musni.

- Tiket untuk masuk ke museum tidak mahal

“Kalau ingin menyaksikan berbagai peninggalan sejarah, bisa masuk ke berbagai museum yang merupakan bangunan peninggalan Belanda yang terletak di kawasan Kota Tua,” katanya.

Soal Pengganti Anies, Wagub DKI: Jokowi Lebih Tahu Siapa yang Memahami Permasalahan Jakarta

Halaman: 
Penulis : Iskandar