logo


Polri Pecat Ferdy Sambo, PPP: Semangat Memperbaiki Citra Polri

Arsul menyebut hal ini menunjukkan komitmen Kapolri menyelesaikan kasus Ferdy Sambo

26 Agustus 2022 13:17 WIB

Sekretaris Jendral Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Arsul Sani,
Sekretaris Jendral Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Arsul Sani, Jitunews/Khairul Anwar

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Komite Kode Etik Polri (KKEP) memutuskan pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) terhadap mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo. Anggota Komisi III DPR Fraksi PPP, Arsul Sani, mengatakan bahwa putusan tersebut sesuai dengan semangat memperbaiki citra Polri.

"Putusan sidang etik terhadap Ferdy Sambo sesuai dengan semangat memperbaiki citra Polri yang terkoyak akibat kasus Ferdy Sambo ini," kata Arsul kepada wartawan, Jumat (26/8).

Waketum PPP ini menyebut putusan terhadap Sambo bisa memberikan pesan kepada jajaran internal. Arsul menyebut bahwa proses etik ini menunjukkan komitmen Kapolri menyelesaikan kasus Ferdy Sambo.


Ferdy Sambo Nyatakan Banding Putusan Pemecatan, Pengacara: Itu dalam Proses

"Ini memberikan pesan ke depan kepada jajaran internal bahwa kejahatan berat yang dilakukan oleh anggota Polri tidak hanya berkonsekuensi menghadapi proses hukum, namun juga proses etik yang berakhir dengan tamatnya karier anggota Polri, yang bisa jadi sudah puluhan tahun dijalani. Bahkan dengan karier yang baik," katanya.

"Dalam kasus Sambo, proses etik ini sekaligus menunjukkan kepada publik komitmen Kapolri untuk menyelesaikan soal Ferdy Sambo ini secara tegas berkepastian dan berkeadilan," lanjutnya.

Soal Sambo mengajukan banding atas pemecatannya, Arsul menilai bahwa hal itu adalah upaya hukum yang tersedia. Menurutnya, hal itu tidak perlu dipersoalkan.

"Bahwa Sambo kemudian mengajukan banding, maka ya itu memang upaya hukum yang tersedia untuk digunakan oleh tersangka yang bersangkutan. Ya tidak perlu kemudian dipersoalkan," kata Arsul.

Ferdy Sambo Dipecat, Sahroni: Keputusannya Sudah Tepat

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata