logo


UAS Temui Rizieq dan Petinggi PKS, BRIN: Ia Ingin Naikan Statusnya Jadi Simbol Politik Islam Baru

BRIN sebut UAS masih kekurangan panggung untuk menjadi simbol baru dalam kekuatan politik Islam

24 Agustus 2022 05:00 WIB

Ustaz Abdul Somad
Ustaz Abdul Somad YouTube Yayasan Tabung Wakaf Umat

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pengamat politik dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Wasisto Raharjo Jati menanggapi safari atau kunjungan yang dilakukan Ustaz Abdul Somad (UAS) ke sejumlah tokoh, seperti eks pentolan FPI Rizieq Shihab dan Ketua Majelis Syura PKS Salim Segaf Aljufri beberapa waktu yang lalu.

Wasis menilai safari tersebut berpotensi menjadikan UAS sebagai simpol politik Islam baru dalam Pilpres 2024. Ia menyebut peran itu sebelumnya dimainkan oleh Rizieq Shihab.

"Artinya, UAS ini sengaja mengangkat dirinya sebagai 'tokoh informal' yang bisa berpengaruh secara politis, secara signifikan seperti yang dilakukan Habib Rizieq. Di sini UAS memang ingin menaikkan statusnya sebagai simbol baru dalam politik islam ke depan," kata Wasis seperti dilansir CNNIndonesia.com, Selasa (23/8/2022).


Politikus PKS Bangga dengan Jokowi yang Berani Ungkap Kasus Sambo Seada-adanya

Meski demikian, ia menyebut UAS masih kekurangan panggung untuk menjadi simbol baru dalam kekuatan politik Islam. Pasalnya, UAS hanya populer di tanah kelahirannya yakni Sumatera. Sementara panggung politik Tanah Air sangat kuat di Pulau Jawa.

"Di satu sisi populer di daerah basisnya, tersebar di Sumatera, tapi kurang dapat panggung di Jawa, ini menjadi semacam paradoks. UAS juga tahu bahwa di Jawa itu sudah banyak aktor yang berpengaruh daripada dia sendiri, sehingga saya pikir UAS juga berpotensi menjadi penyeimbang," jelasnya.

 

Usai Bertemu Puan, NasDem: PKS dan Demokrat Komunikasinya Jauh Lebih Maju

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati