•  

logo


Rektor Unila Kena OTT KPK, Musni Umar: Saya Amat Sedih

Rektor seharusnya jadi pemandu moral bangsa.

22 Agustus 2022 05:43 WIB

Musni Umar
Musni Umar politik.rmol.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Rektor Universitas Ibnu Chaldun (UIC) Musni Umar sangat menyesalkan Rektor Universitas Lampung (Unila), Karomani terjerat kasus korupsi. Dia tak menyangka hal itu bakal terjadi.

Menurut Musni, rektor sebagai pemandu moral bangsa, semestinya turut mewujudkan perilaku anti-korupsi.

“Saya amat sedih karena yang terkena OTT adalah seorang rektor yang sejatinya pemandu moral bangsa Indonesia untuk tidak korupsi,” ujar Musni dalam keterangan tertulis, dikutip Senin (22/8).


Rektor Unila Ditetapkan Jadi Tersangka Suap, Calon Maba Diminta Bayar Rp100-350 Juta

Sosiolog itu berharap kasus ini yang terakhir. Musni menyebut dunia akademik harus bersih dari tindak korupsi.

“Semoga jadi pelajaran bagi para rektor, dosen dan dunia akademik untuk bersih dari korupsi,” pungkasnya.

Diketahui, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan empat tersangka dalam OTT Rektor Unila Karomani. Keempat tersangka itu adalah KRM (Karomani), Rektor Universitas Lampung periode 2020-2024; HY (Heryandi), Wakil Rektor I Bidang Akademik Universitas Lampung; MB (Muhammad Basri), Ketua Senat Universitas Lampung; dan AD (Andi Desfiandi), swasta.

Kasus ini bermula saat KPK menindaklanjuti laporan masyarakat terkait dugaan korupsi pada penerimaan mahasiswa di Unila tahun 2022, Jumat (19/8).

Tim KPK bergerak ke lapangan dan menangkap serta mengamankan sejumlah pihak yang diduga tengah melakukan tindak pidana korupsi di Lampung dan Bandung.

Adapun pihak yang ditangkap di Lampung adalah ML, HF, HY beserta barang bukti uang tunai Rp414,5 juta, slip setoran deposito di salah satu bank Rp800 juta, dan kunci safe deposit box yang diduga berisi emas senilai Rp1,4 miliar.

Prihatin Rektor Unila Terjaring OTT KPK, PAN: Pendidikan Bukan Cuma Soal Kecerdasaan Literasi

Halaman: 
Penulis : Iskandar