logo


Rusia Tuduh Ukraina Berencana Serang PLTN Terbesar di Eropa saat Sekjen PBB Berkunjung ke Kiev

Kemenhan Rusia menuduh Ukraina akan melancarkan serangan udara terhadap PLTN Zaporozhye pada Jumat (19/8)

18 Agustus 2022 20:42 WIB

PLTN Zaporozhye
PLTN Zaporozhye RT.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kementerian Pertahanan Rusia pada Kamis (18/8) menyatakan bahwa Ukraina berencana untuk melakukan serangan artileri terhadap fasilitas pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) Zaporozhye yang dikuasai Rusia pada hari Jumat (19/8), dan kemudian menuduh Rusia sebagai pihak yang menyebabkan bencana di lokasi tersebut.

Kementerian itu menambahkan bahwa serangan kemungkinan akan dilancarkan bertepatan dengan kunjungan Sekjen PBB Antonio Guterres yang sedang berlangsung ke Ukraina.

"Kiev telah mengerahkan unit-unit yang dilatih dalam menanggapi penggunaan senjata pemusnah massal, memposisikan mereka sebelumnya untuk melaporkan kebocoran radiasi dan menunjukkan tindakan yang dimaksudkan untuk menguranginya," kata juru bicara militer Rusia Igor Konashenkov dikutip RT.com.


PM Bangladesh Desak PBB Pulangkan Pengungsi Rohingya ke Myanmar

Kementerian juga mengatakan bahwa mereka memprediksi unit artileri Ukraina akan menyerang PLTN itu pada hari Jumat dari kota Nikopol.

“Kesalahan atas konsekuensi [serangan itu] akan dikaitkan dengan angkatan bersenjata Rusia,” tambahnya.

Dalam pernyataan terpisah pada hari Kamis, Igor Kirillov, yang mengepalai Pasukan Pertahanan Biologi dan Kimia Nuklir Rusia, mengatakan direktoratnya telah membuat model skenario jika bencana di pabrik Zaporozhye benar-benar terjadi. Menurutnya, serangan dapat meledakkan pembangkit tenaga nuklir sehingga bahan radioaktif dari fasilitas tersebut dapat mencapai wilayah Polandia, Slovakia dan Jerman.

Sama-sama Dapat Sanksi dari Negara Barat, Rusia-Venezuela Jalin Kerjasama di Bidang Ketahanan Pangan

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia