logo


Rusia Ancam Tutup PLTN Terbesar di Eropa jika Ukraina Tak Hentikan Serangan

Kemenhan Rusia mengatakan bahwa PLTN Zaporizhzhia di Ukraina Selatan sudah berulang kali diserang oleh pasukan Kiev

18 Agustus 2022 18:00 WIB

PLTN Zaporizhzhia
PLTN Zaporizhzhia istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kementerian pertahanan Rusia pada Kamis (18/8) mengatakan bahwa pasukan militernya dapat menutup fasilitas pembangkit listrik tenaga nuklir Zaporizhzhia di Ukraina selatan jika tentara Ukraina terus menembaki fasilitas itu.

Dalam sebuah pengarahan, Igor Kirillov, kepala pasukan pertahanan radioaktif, kimia dan biologi Rusia, mengatakan bahwa sistem pendukung cadangan pabrik telah rusak akibat serangan yang dilancarkan oleh pasukan Kiev.

Dilansir dari Reuters, Kirillov mengatakan bahwa jika terjadi kecelakaan di pabrik, bahan radioaktif dapat meledak dan menyebar hingga wilayah mencapai wilayah Uni Eropa, termasuk Jerman, Polandia, dan Slovakia.


Krisis Energi, Pabrik Peleburan Alumunium di Uni Eropa Terpaksa Ditutup

Untuk diketahui, Fasilitas PLTN Zaporizhzhia berhasil direbut dan dikuasai oleh pasukan Rusia pada bulan Maret, beberapa hari setelah Presiden Rusia Vladimir Putin memulai operasi militer khusus ke Ukraina. Fasilitas tersebut berada di zona konflik, dan telah berulang kali menghadapi serangan dalam beberapa pekan terakhir. Rusia dan Ukraina saling menyalahkan atas serangan di pabrik tersebut.

Rusia Gelar Latihan Militer Gabungan, China Nggak Mau Ketinggalan

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia