logo


Rusia Gelar Latihan Militer Gabungan, China Nggak Mau Ketinggalan

Kemenhan China mengatakan bahwa pihaknya akan mengirim kontingen tentara untuk ikut serta dalam latihan militer gabungan dengan Rusia dan sejumlah negara lain pada awal September mendatang

18 Agustus 2022 17:30 WIB

Tentara China
Tentara China RT.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kementerian Pertahanan China pada hari Rabu (17/7) mengatakan bahwa pasukan China akan menjadi salah satu peserta asing pada latihan militer multilateral di Rusia, Vostok 2022.

"Tentara Pembebasan Rakyat akan mengirim personel ke Rusia, acara tersebut diharapkan dapat memperdalam kerja sama pragmatis dan bersahabat dengan militer negara-negara peserta, meningkatkan tingkat koordinasi strategis di antara para pihak, dan meningkatkan kemampuan untuk menghadapi berbagai ancaman keamanan,” kata Kemenhan China dalam sebuah pernyataan tertulis dikutip RT.com.

Beijing mencatat bahwa ketegangan regional dan internasional saat ini tidak mempengaruhi keputusannya untuk ambil bagian dari kegiatan latihan militer itu.


China Kecam Negosiasi Perdagangan AS-Taiwan

Menurut pengumuman yang dibuat oleh Kementerian Pertahanan Rusia pada akhir Juli kemarin, Vostok 2022 akan berlangsung di 13 lokasi di Rusia timur antara 30 Agustus hingga 5 September 2022, dan diikuti oleh pasukan militer dari sejumlah negara, termasuk Belarus, China, India, Mongolia dan Tajikistan.

Moskow melakukan latihan strategis semacam ini setahun sekali, dengan salah satu dari lima distrik militer Rusia dipilih untuk menjadi tuan rumah. Pada tahun 2021, Rusia menggelar latihan gabungan Zapad bersama dengan militer Belarusia, sementara pada tahun 2020, kegiatan serupa juga digelar di bagian selatan Rusia, yang diikuti oleh tentara dari Armenia, Iran dan Pakistan.

 

Krisis Energi, Pabrik Peleburan Alumunium di Uni Eropa Terpaksa Ditutup

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia