logo


Krisis Energi, Pabrik Peleburan Alumunium di Uni Eropa Terpaksa Ditutup

Slovalco, sebuah perusahaan peleburan alumunium di Slovakia, terpaksa menghentikan operasionalnya pada September mendatang karena biaya listrik di negara itu semakin tinggi

18 Agustus 2022 17:00 WIB

Salah satu pekerja di pabrik peleburan alumunium Slovalco
Salah satu pekerja di pabrik peleburan alumunium Slovalco Penta Investments

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pabrik peleburan aluminium Slovalco di Slovakia pada hari Rabu (17/8) mengumumkan bahwa mereka akan menutup produksi primer pada akhir September mendatang seiring dengan meningkatnya biaya listrik sebagai akibat dari kelangkaan pasokan gas, yang membuat harga energi melambung tinggi.

“Keputusan untuk menghentikan produksi aluminium primer di Slovalco datang sebagai tanggapan terhadap kondisi kerangka kerja yang merugikan dan harga listrik yang tinggi, yang tidak menunjukkan tanda-tanda perbaikan dalam jangka pendek,” kata pemegang saham terbesar Slovalco, Norsk Hydro, dalam sebuah pernyataan, dikutip RT.com.

Dijelaskan bahwa perusahaan tersebut tengah melanjutkan operasi daur ulangnya, melayani pelanggan di Slovakia dan beberapa negara Eropa lain dengan 75.000 ton aluminium daur ulang setiap tahunnya.


Taiwan-AS Sepakat Tingkatkan Hubungan Perdagangan Bilateral

Menurut laporan media, pabrik Slovalco adalah pemasok utama alumunium bagi Slovakia dan perusahaan Eropa lainnya.

"Setelah menghentikan produksi, Eropa akan dipaksa untuk mengimpor aluminium dari negara-negara termasuk Rusia dan China," tambahnya.

Penutupan Slvalco mengikuti keputusan serupa minggu ini untuk menghentikan produksi di pabrik peleburan seng di Belanda.

China Kecam Negosiasi Perdagangan AS-Taiwan

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia