logo


Soal Pajak Tinggi di Ibu Kota, Anies: Kalimat Sopan Mengosongkan Jakarta dari Penduduk Miskin

Anies akan menggratiskan pajak bagi rumah dengan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) di bawah Rp2 miliar.

18 Agustus 2022 05:15 WIB

Anies Baswedan
Anies Baswedan Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyoroti tingginya pajak bumi dan bangunan (PBB) yang ditetapkan oleh pemerintah kepada warganya. Ia menyebut langkah itu merupakan cara sopan untuk mengusir warga tidak mampu di ibu kota.

"Pemerintah yang selalu mengatakan keadilan sosial dalam upacaranya, memiliki aturan tentang pajak tanah dan bangunan yang bisa diartikan kami meningkatkan pendapatan asli daerah dengan meningkatkan PBB," kata Anies dalam pidato perayaan HUT RI ke-77 di Jakarta Melayu Festival (JMF), Ancol, Jakarta Utara, Rabu (17/8/2022).

"Pada saat yang sama itu adalah kalimat sopan dari mengatakan kami akan mengosongkan Jakarta dari penduduk yang tak mampu bayar pajak," sambungnya.


Rumah DP Nol Rupiah Paling Disorot, Anies: Padahal Programnya Ada Banyak

Meski demikian, Anies mengklaim akan merubah ketentuan terkait pajak bumi dan bangunan. Ia akan menggratiskan pajak bagi rumah dengan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) di bawah Rp2 miliar.

"Tanah, ukuran 60 meter persegi itu kebutuhan minimum untuk hidup. Bangunan minimum 36 meter persegi itu tidak perlu dipajaki, karena itu hak dasar untuk hidup," ujarnya.

Anies Masuk Kandidat Capres, PKS: Nahkoda Harus Paham Jalan

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati