logo


Sindir Partai Politik Nasionalis di Indonesia, Ahok: Tapi Tidak Beriman pada Pancasila

Ahok sebut ada kader parpol nasionalis yang meragukan dirinya menjadi Bupati hanya karena perbedaan agama dan keturunan.

18 Agustus 2022 04:45 WIB

Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok
Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok instagram.com/basukibtp

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menyindir sejumlah partai poitik yang mengklaim sebagai partai nasionalis, namun kadernya tidak bisa menerapkan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila.

"Ini sebuah gerakan moral Pancasila, artinya gini, kita tidak ingin ada pejabat yang berkuasa itu pengen ganti Pancasila, kira-kira begitu, atau banyak juga oknum-oknum politisi ngaku partai nasional tapi dia tidak beriman Pancasila," kata Ahok dalam acara peluncuran program mencari pemimpin yang BTP (Bersih, Transparan, dan Profesional) secara virtual, Rabu (17/8/2022).

Ahok lantas menceritakan saat dirinya mengikuti Pilkada sebagai calon Bupati Belitung Timur. Ia menyebut ada kader parpol nasionalis yang meragukan dirinya menjadi Bupati hanya karena perbedaan agama dan keturunan.


Optimis Partai Pandai Ikut Pemilu 2024, Ini Target Farhat Abbas

"Ngomongnya begini 'kamu mana bisa jadi bupati Hok, kamu kan turunan Cina, Kristen di tempat yang agama mayoritas, jangan mimpi lah kamu ni aneh-aneh saja'," bebernya.

"Dulu saya dalam hati aneh juga orang ini ngomong Pancasila-Pancasila, tapi kurang beriman, bahwa ideologi itu harus diperjuangkan, harus kita pertahankan, dia sendiri gamang, ini yang gawat," sambungnya.

Daftar ke KPU, Partai Republik Sampaikan Visi Kerakyatan

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati