logo


Putin Sebut Kunjungan Ketua DPR AS ke Taiwan sebagai Tindak Provokasi, Begini Respon China

China menghargai reaksi yang ditunjukkan oleh Presiden Rusia mengenai kunjungan Ketua DPR AS ke Taiwan

17 Agustus 2022 21:45 WIB

Presiden Rusia Vladimir Putin
Presiden Rusia Vladimir Putin Sputniknews

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Wang Wenbin pada Rabu (17/8) mengatakan bahwa pemerintah China sangat menghargai pernyataan Presiden Rusia Vladimir Putin yang menyebut jika kunjungan Ketua DPR AS Nancy Pelosi ke Taiwan adalah tindakan "provokasi" yang direncakan dengan matang oleh pemerintah Amerika Serikat.

"China sangat menghargai posisi yang diungkapkan oleh Presiden Rusia Vladimir Putin," kata Wang Wenbin dalam sebuah konferensi pers, ketika dimintai komentar atas pernyataan pemimpin Rusia itu.

Wang menambahkan bahwa sejak Pelosi mengunjungi Taiwan, lebih dari 170 negara telah menegaskan kembali komitmen mereka terhadap prinsip Satu China dan mendukung upaya Beijing untuk melindungi kedaulatan negara dan integritas teritorialnya.


Dubes China Sebut Joe Biden Restui Ketua DPR AS Berkunjung ke Taiwan

Menurut Wang, pendapat Putin mewakili kerja sama strategis tingkat tinggi antara China dan Rusia.

Dalam pidatonya kepada para peserta dan tamu Konferensi Keamanan Internasional Moskow ke-10 pada hari Selasa (16/8), Putin mengatakan bahwa kunjungan Pelosi ke Taiwan adalah "provokasi yang direncanakan dengan cermat," yang bertujuan untuk mengacaukan situasi di kawasan Asia-Pasifik.

China telah berulang kali menentang kunjungan pejabat senior AS ke pulau itu, karena menganggap Taiwan bagian dari wilayahnya dan menentang setiap kontak resmi asing langsung dengan Taipei. Kunjungan Pelosi ke pulau itu pada awal Agustus 2022 kemarin juga telah memicu babak baru ketegangan di Selat Taiwan dan gelombang sanksi China terhadap Taiwan.

 

Lebih dari Satu Dekade Terputus, Turki-Israel Sepakat Normalisasi Hubungan Diplomatik

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia