logo


Dubes China Sebut Joe Biden Restui Ketua DPR AS Berkunjung ke Taiwan

Dubes China untuk AS menyebut Presiden Joe Biden sudah memberikan ijin dan memfasilitasi Ketua DPR AS Nancy Pelosi untuk berkunjung ke Taiwan

17 Agustus 2022 21:00 WIB

Ketua DPR AS Nancy Pelosi (kiri) bertemu dengan Presiden Taiwan (kanan)
Ketua DPR AS Nancy Pelosi (kiri) bertemu dengan Presiden Taiwan (kanan) Sputniknews

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Duta Besar China untuk Amerika Serikat Qin Gang mengatakan bahwa dia tidak percaya bahwa kunjungan Ketua DPR AS Nancy Pelosi ke Taiwan tidak mendapat izin dari Presiden AS Joe Biden.

"(Presiden Joe) Biden mengakomodasi perjalanan Pelosi karena Kongres AS bukan cabang independen dan tidak dikendalikan (oleh pemerintah), menurut hukum internasional," kata Qin dalam konferensi tertutup untuk wartawan AS, seperti dikutip oleh portal berita Axios.

"Washington harus menahan diri dalam kebijakannya terhadap Taiwan jika tidak, akan ada putaran ketegangan lain dengan China," tambah Qin memperingatkan.


Sejumlah Negara Barat Ingin Ukraina Menyerah kepada Rusia

Dia menambahkan bahwa prinsip satu China harus menjadi dasar dari semua hubungan AS-China, termasuk terkait dialog tentang isu perubahan iklim atau masalah nuklir.

Qin Gang menegaskan bahwa Beijing akan berupaya semaksimal mungkin untuk mempersatukan China dan Taiwan.

"Taiwan harus dipersatukan kembali dengan China daratan secara damai jika memungkinkan dan dengan kekerasan jika perlu," kata Qin kepada pers, seraya menambahkan bahwa kemungkinan reunifikasi militer hanya dimaksudkan untuk mencegah aktivitas separatisme di pulau itu.

China telah berulang kali menentang kunjungan pejabat senior AS ke pulau itu, karena menganggap Taiwan bagian dari wilayahnya dan menentang setiap kontak resmi asing langsung dengan Taipei.

Kunjungan Ketua DPR AS Nancy Pelosi ke pulau itu pada awal Agustus kemarin telah memicu babak baru ketegangan di Selat Taiwan dan gelombang sanksi China terhadap Taiwan. Selain itu, Beijing meluncurkan latihan militer skala besar di sekitar pulau itu, yang mencakup latihan tembakan langsung dan penerbangan pesawat militer di dekat wilayah udara Taiwan.

Korut Kembali Tembakkan Dua Rudal Jelajah ke Laut Kuning

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia