logo


Skenario Ferdy Sambo Terbongkar, Novel PA 212: Benar Kata Habib Rizieq, Negara Ini Darurat Kebohongan!

Sebab kebohongan Ferdy merambat ke lembaga lain.

16 Agustus 2022 09:38 WIB

Juru Bicara Persaudaraan Alumni (PA) 212, Habib Novel Bamukmin, usai menjadi pembicara dalam diskusi publik ‘Narasi Politik Reuni 212’ yang diselenggarakan oleh Jitunews.com, Jumat (30/11).
Juru Bicara Persaudaraan Alumni (PA) 212, Habib Novel Bamukmin, usai menjadi pembicara dalam diskusi publik ‘Narasi Politik Reuni 212’ yang diselenggarakan oleh Jitunews.com, Jumat (30/11). Jitunews/Khairul Anwar

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Kasus kematian Brigadir J ternyata mendapat perhatian khusus dari Plt Wakil Ketua Umum PA 212, Novel Bamukmin. Dalam hal ini, ia menyesalkan Irjen Ferdy Sambo tega menghabisi anak buahnya sendiri, bahkan sempat membohongi publik soal kronologi tewasnya Brigadir J.

Novel merasa apa yang dikatakan Habib Rizieq Shihab terbukti adanya. Menurutnya, kebohongan Ferdy adalah salah satu kasus di antara banyak lainnya.

"Ternyata benar apa yang dikatakan Habib Rizieq negara ini darurat kebohongan. Gak sampai lama Habib Rizieq bilang darurat kebohongan ternyata dibuka betul-betul kebohongan sampai berantai-rantai. Kebohongan akbar," kata Novel Bamukmin dalam tayangan YouTube Refly Harun.


Soal Kasus Brigadir J, Komnas HAM: Semakin Lama Semakin Kuat Dugaan Adanya Pelanggaran HAM

Menurut Novel, terungkapnya rekayasa Ferdy sekaligus membongkar bobroknya sejumlah lembaga. Tak ayal ia menilai Indonesia tengah mengalami darurat kebohongan.

"Kebohongan sampai libatkan institusi negara. Komnas HAM bohong, Kompolnas bohong, kepolisian dan institusinya bohong. Maka sudah jelas negara ini darurat kebohongan," ujarnya.

Sebelumnya, Habib Rizieq Shihab bebas bersyarat pada 20 Juli 2022. Setelah bebas, ia kembali menggaungkan revolusi akhlak. Hal itu berkaitan dengan kondisi negara yang darurat kebohongan.

Bambang Pacul Dilaporkan ke MKD Soal 'Menteri Komentator', Pelapor: Sesama Pejabat Negara Harus Mendinginkan

Halaman: 
Penulis : Iskandar