logo


Menko Polhukam Pastikan Kawal Kasus Brigadir J Transparan,  GNK: Mahfud MD Contoh Orang Bersih

pasca ada pengawalan khusus dari Menko Polhukam, seluruh skenario dusta Irjen Pol Ferdy Sambo dan berbagai kroninya sukses dibuat kocar-kacir.

14 Agustus 2022 12:41 WIB

Ayah Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat alias Brigadir J, Samuel Hutabarat (batik hijau kuning) usai bertemu dengan Menko Polhukam Mahfud Md di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Rabu (3/8/2022).
Ayah Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat alias Brigadir J, Samuel Hutabarat (batik hijau kuning) usai bertemu dengan Menko Polhukam Mahfud Md di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Rabu (3/8/2022). detik.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Inisiator Gerakan Nurani Kebangsaan (GNK), Syakur Ali Mahdi al Hamid mengapresiasi sikap Menko Polhukam Mahfud MD yang terus mengawal kasus tewasnya Brigadir Polisi Nofriansyah Yosua Hutabarat (Brigadir J).

Diketahui pasca ada pengawalan khusus dari Menko Polhukam, seluruh skenario dusta Irjen Pol Ferdy Sambo dan berbagai kroninya sukses dibuat kocar-kacir.

"Awalnya kan rekayasanya luar biasa, tapi kocar-kacir saat pak Mahfud MD turun tangan atas perintah Presiden Jokowi," kata Syakur, Minggu (14/8/2022).


Tuntut Fee Rp15 T, Deolipa: Saya Bagi ke Anggota Polisi Supaya SDM Pori Bagus

Dia menilai bahwa selain karena tugasnya sebagai Menko Polhukam, penunjukan Mahfud dalam pengawalan kasus ini juga dinilai sangat tepat.

Hal ini terbukti dengan gamblangnya Mahfud mengupayakan agar kasusnya kembali ke jalur yang benar, tidak lagi berdasarkan rekaya yang selama ini terbang sejak pengumuman peristiwa tanggal 11 Juli 2022 berjalan.

"Saya lihat Pak Mahfud seperti tak ada beban apapun saat menyampaikan progres pengawasannya. Ini bukti beliau clear and clean. Pak Jokowi tepat tunjuk beliau," tandasnya.

Dalam hal ini,  Syakur juga berharap agar Kapolri benar-benar menjalankan proses penegakan hukum ini dengan jujur, adil, profesional dan transparan.

"Saya kira Pak Kapolri harus memastikan integritas Polri clear. Jangan ada narasi yang aneh-aneh keluar dari korps ini. Ingat, publik bisa tak percaya lagi ke Polisi jika kasus ini berjalan mencla-mencle," tukasnya

Ferdy Sambo Janjikan Rp1 M untuk Bharada E, Pengacara: Kita Lihat di Pengadilan

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar