logo


Tuntut Fee Rp15 T, Deolipa: Saya Bagi ke Anggota Polisi Supaya SDM Pori Bagus

Deolipa mengaku tidak akan mengambil uang sepersen pun dari bayarannya sebagai pengacara Bharada E

14 Agustus 2022 05:09 WIB

Deolipa Yumara
Deolipa Yumara Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Mantan pengacara Bharada Richard Elliezer atau Bharada E, Deolipa Yumara menuntut ganti rugi sebesar Rp15 triliun karena dicabut kuasanya secara sepihak. Tuntutan itu, ia tujukan kepada Presiden Joko Widodo dan DPR.

"Saya mintanya ke pak Jokowi dong Presiden, siapa tahu DPR ada duit. DPR kan biasanya banyak duit. Jadi saya kemudian karena dibeginikan oleh negara, ya saya minta aja Rp15 Triliun fee 5 hari kerja. Satu hari Rp3 triliun, cukuplah buat foya-foya," jelas dia.

Deolipa mengaku tidak akan mengambil uang sepersen pun dari bayarannya sebagai pengacara Bharada E. Ia mengatakan akan membagi-bagikannya kepada rakyat yanng membutuhkan.


Tembak Brigadir J, Segini Uang yang Dijanjikan Ferdy Sambo ke Bharada E

Bahkan, ia akan memberikan sebagian uang itu kepada anggota polisi agar SDM Polri berkualitas.

"Rp3 triliun saya mau kasih kepada semua petani-petani Indonesia. Rp3 triliun lagi saya mau bagi-bagi kepada seluruh wartawan di Indonesia, Rp3 triliun lagi bagi ke semua orang susah di Indonesia, Rp3 triliun lagi saya mau bikin supaya SDM Polri ini jadi bagus. Duitnya saya bagi bagi aja ke seluruh anggota polisi," jelasnya.

"Rp3 triliun lagi saya mau kasih mungkin keluarga korban kali ya orang orang yang menderita, pengacara pengacara yang ikut kerja semuanya. Saya ambil 0 rupiah," lanjutnya.

Klaim Ada Intervensi Soal Pencabutan Kuasa Bharada E, Deolipa Singgung Chat 'Jenderal'

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati