logo


Klaim Ada Intervensi Soal Pencabutan Kuasa Bharada E, Deolipa Singgung Chat 'Jenderal'

Deolipa menyinggung sosok 'jenderal' yang membuat Bharada E mencabut kuasanya

13 Agustus 2022 22:32 WIB

Deolipa Yumara
Deolipa Yumara Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Mantan kuasa hukum Bharada Richard Eliezer (Bharada E), Deolipa Yumara menyebut ada pihak yang sengaja mengintervensi Bharada E sehingga kuasanya sebagai pengacara dicabut secara mendadak.

Deolipa menyinggung sosok 'jenderal' yang membuat Bharada E mencabut kuasanya. Meski tidak menjelasakan secara detail siapa sosok 'jenderal' yang dimaksud, ia menyebut ada bukti bercakapan WhatsApp.

"Nggak tahu saya (sosok jenderal yang membuat Bharada E cabut kuasanya), 'siap Jenderal', (berarti) jenderal, dong," kata dia kepada wartawan di Depok, Jawa Barat (Jabar), pada Sabtu (13/8/2022).


Apresiasi Pembubaran Satgassus Pimpinan Ferdy Sambo, PPP: Seperti Bareskrim Kedua

Ia lantas menunjukan kertas-kertas dengan gambar percakapan WhatsApp kepada wartawan.

Pada gambar tersebut, terdapat pesan yang intinya ada sosok jenderal yang keberatan dengan Deolipa sebagai kuasa hukum Bharada E. Pasalnya, Deolipa disebut terlalu membuka informasi ke publik.

Ia juga mengaku sempat dipanggil ke sebuah ruangan di kantor Bareskrim. Ia diminta mundur sebagai kuasa hukum Bharada E.

"Sudah, sudah, saya dipanggil ke ruang Bareskrim. Iya (menolak mengundurkan diri sebagai pengacara Bharada E). Saya menolaklah. Saya pengacara lama, Pak Boerhan juga pengacara lama," ujarnya.

 

Tembak Brigadir J, Segini Uang yang Dijanjikan Ferdy Sambo ke Bharada E

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati