logo


Sebut Brigadir J Disiksa di Paminal Mabes Polri: Pengacara: Untuk Dapat Pengakuan

Kamaruddin mendesak Polri memeriksa kamera pengawas (CCTV) di kantor Paminal Mabes Polri

13 Agustus 2022 05:35 WIB

Kuasa Hukum Keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak
Kuasa Hukum Keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kuasa Hukum keluarga Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat alias Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak mengatakan bahwa dirinya mendapatkan banyak informasi terkait kematian kliennya.

Salah satunya, ia mengaku mendapat informasi dugaan penyiksaan Brigadir J dilakukan di kantor Pengamanan Internal (Paminal) Mabes Polri sebelum akhirnya ditembak di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo.

"Ada informasi masuk ke saya, sebelum masuk ke Duren Tiga ini dibawa dulu ke Paminal Mabes Polri. (Siapa?) Almarhum ini (Brigadir J)," kata Kamaruddin dikutip dari tayangan Hotroom MetroTV, Jumat (12/8/2022).


Mendadak Dicopot, Eks Pengacara Bharada E Tagih Uang Rp15 T

Kamaruddin lantas mendesak Polri memeriksa kamera pengawas (CCTV) di kantor Paminal Mabes Polri yang merupakan tempat dugaan penyiksaan Brigadir J.

"Periksa (CCTV) segera jangan sampai dicopotin semua kan gitu. Karena dugaan penyiksaan-penyiksaan itu dilakukan di sana," ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa berdasar informasi yang diterimanya Brigadir J disiksa di kantor Paminal Mabes Polri untuk mendapatkan pengakuan.

"Jadi dia disiksa untuk mendapatkan pengakuan. Sampai semua membuka handphone-nya. Itu makanya handphone-nya itu sejak 16.25 itu masih read, sejak itu sudah dimatikan semua," jelasnya.

 

Soal Kasus Kematian Brigadir J, Said Aqil: Tugas Kapolri Bersihkan Oknum yang Coreng Nama Baik Polri

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati