logo


Lithuania Tetap Jalin Hubungan Diplomatik dengan Taiwan, China Ancam Lakukan Hal Ini

Juru bicara Kemenlu China mengatakan bahwa pihaknya mengutuk langkah pemerintah Lithuania yang masih saja menjalin hubungan diplomatik dengan Taiwan

12 Agustus 2022 19:13 WIB

Juru Bicara Pemerintah China Wang Wenbin
Juru Bicara Pemerintah China Wang Wenbin istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Wang Wenbin pada Kamis (11/8) mengatakan bahwa pemerintah China mengecam kunjungan yang dilakukan oleh seorang pejabat Lithuania ke Taiwan dan berjanji akan menanggapi dengan tegas langkah tersebut, yang digambarkannya sebagai penghinaan terhadap prinsip 'Satu China'.

Pekan lalu, Kementerian Luar Negeri Taiwan mengumumkan bahwa Wakil Menteri Transportasi dan Komunikasi Lithuania Agne Vaiciueviciute telah tiba di Taipei, untuk mengadakan kunjungan selama lima hari.

Kunjungan itu dilakukan tak lama setelah Ketua DPR AS Nancy Pelosi melakukan perjalanan ke pulau itu pada 2 Agustus, sebuah langkah yang memicu reaksi keras dari Beijing.


China Khawatir AS Manfaatkan Ketidak-Stabilan Situasi di Taiwan untuk Tingkatkan Krisis

"China mengutuk keras pasukan anti-China Lituania atas pelanggaran yang disengaja terhadap kedaulatan China dan campur tangan besar-besaran dalam urusan dalam negeri China," kata juru bicara kementerian luar negeri Wang Wenbin pada konferensi pers harian, dikutip RT.com.

Dia juga menyoroti fakta bahwa Beijing melihat prinsip 'Satu China' sebagai "salah satu norma dasar hubungan internasional dan landasan politik bagi China untuk mengembangkan hubungan bilateral dengan negara lain, termasuk Lithuania."

Wang bersikeras bahwa di bawah kondisi membangun hubungan diplomatik antara Cina dan Lithuania, Vilnius berkewajiban untuk mengakui Beijing sebagai satu-satunya pemerintah resmi China, yang berarti Vilnius tidak dapat menjalin hubungan resmi atau terlibat dalam kontak resmi dengan Taipei.

Diplomat tersebut mengatakan bahwa kunjungan pejabat Lithuania ke Taiwan adalah “pelanggaran yang terang-terangan,” dan bersumpah bahwa Beijing akan mengeluarkan tanggapan keras terhadap tindak “provokasi yang kejam” itu.

“Kami mendesak orang-orang yang relevan di pihak Lithuania untuk tidak terus berperan sebagai pion ‘kemerdekaan Taiwan’ dan pasukan anti-China, dan berhenti melangkah lebih jauh ke jalan yang salah,” tukasnya.

Swedia Akhirnya Bersedia Ekstradisi Seorang Pria yang Diburu oleh Turki

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia