logo


Kanselir Jerman Minta Rusia Segera Ambil Turbin Nord Stream 1

Kanselir Jerman meminta pemerintah Rusia untuk mengambil turbin Nord Stream 1 sehingga pasokan gas ke Uni Eropa bisa ditingkatkan ke level normal

11 Agustus 2022 22:02 WIB

Nord Sream 1
Nord Sream 1 Reuters

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kanselir Jerman Olaf Scholz pada hari Kamis (11/8) meminta pemerintah Rusia untuk mengambil kembali turbin pipa Nord Stream 1 yang sudah selesai diperbaiki, untuk meningkatkan volume pasokan gas alam ke Uni Eropa.

“Ambil (turbin) itu,” kata Scholz pada konferensi pers di Berlin, dikutip RT.com.

Turbin gas Nord Stream 1 telah menjadi fokus dari perselisihan yang semakin dalam antara Rusia dan Jerman terkait pasokan energi. Turbin yang sudah menjalani perbaikan rutin di Kanada itu dimaksudkan untuk diangkut ke stasiun kompresor di pipa di Rusia pada bulan Mei, sehingga aliran gas ke UE dapat dipertahankan pada kapasitas penuh.


Latvia Nyatakan Rusia sebagai Negara Pendukung Terorisme

Namun, turbin tersebut terjebak di Kanada selama berminggu-minggu, karena pemerintah negara itu untuk mengembalikannya ke Rusia, mengingat adanya kebijakan sanksi terhadap Moskow. Turbin tersebut kini sudah berada di Jerman.

Perusahaan energi utama Rusia, Gazprom, telah bersikeras bahwa sanksi Barat menghambat kembalinya turbin Nord Stream 1 dari Jerman. Menurut perusahaan itu, dokumen untuk pengembalian suku cadang tidak sesuai seperti yang dikeluarkan oleh Siemens Energy dan bukan perusahaan yang dikontrak oleh Gazprom.

Masalah turbin tersebut membuat pasokan gas Rusia ke wilayah Uni Eropa yang melalui Nord Stream 1 pada bulan lalu turun menjadi 20% dari level maksimum bulan lalu karena hanya satu dari enam turbin yang beroperasi.

Kanselir Jerman Tak Setuju jika Seluruh Warga Rusia Dilarang Masuk ke Wilayah Uni Eropa

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia