logo


Zelensky Sebut Perang dengan Rusia Bakal Berakhir jika Ukraina Berhasil Rebut Wilayah Krimea

Presiden Ukraina mengatakan bahwa pasukan militernya tidak akan menyerah kepada Rusia hingga wilayah Semenanjung Krimea berhasil direbut kembali oleh Kiev.

11 Agustus 2022 16:00 WIB

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky Reuters

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menegaskan bahwa pihaknya akan terus bertempur melawan pasukan Rusia hingga wilayah Semenanjung Krimea berhasil direbut kembali oleh militer Ukraina.

“Perang Rusia melawan Ukraina, melawan seluruh Eropa yang bebas, dimulai dengan Krimea dan harus diakhiri dengan Krimea – dengan pembebasannya,” kata Zelensky dalam pidato video pada hari Selasa (9/8), dikutip RT.com.

“Krimea adalah wilayah Ukraina, dan kami tidak akan pernah menyerah untuk itu,” tambahnya.


Estonia dan Finlandia Minta Uni Eropa Tak Keluarkan Visa bagi Turis Rusia

Zelensky menegaskan bahwa wilayah Krimea telah “diduduki” oleh Moskow selama bertahun-tahun. Namun, menurut laporan media, wilayah itu kembali bersatu dengan Rusia melalui jajak pendapat atau referendum 2014 setelah terjadinya aksi kudeta pemerintahan di Kiev.

"Tidak akan ada perdamaian di Laut Hitam dan wilayah Mediterania selama Rusia dapat menggunakan semenanjung (Krimea) kami sebagai pangkalan militernya," lanjut Sang Presiden

Meski begitu, Zelensky mengakui bahwa saat ini mustahil bagi dirinya untuk mengatakan kapan Ukraina akan berhasil merebut kembali Semenanjung Krimea.

“Tetapi kami terus menambahkan komponen baru ke dalam formula pembebasan semenanjung (Krimea)," tambahnya.

 

Dubes China Sebut AS Sengaja Perpanjang Konflik Ukraina

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia