logo


Masih Dalami Permohonan JC Bharada E, LPSK Singgung Potensi Intimitadasi Keluarga

Edwin mengatakan apabila permohonan JC Bharada E dikabukan, maka pihak keluarga wajib diberi perlindungan.

11 Agustus 2022 07:49 WIB

LPSK
LPSK Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Wakil Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), Edwin Partogi mengatakan bahwa pihaknya masih mendalami permohonan Justice Collaborator (JC) yang diajukan Bharada E. LPSK, kata dia, belum bertemu Bharada E usai ditetapkan sebagai tersangka.

Edwin mengatakan apabila permohonan JC Bharada E dikabukan, maka pihak keluarga wajib diberi perlindungan.

"Perlindungan itu bisa mencakup si subjek hukum sendiri dan keluarganya. Bisa Mencakup itu. Jadi kalau ada kebutuhan itu melindungi keluarganya, bisa kita lakukan," kata Edwin di kantor LPSK, Ciracas, Jakarta Timur, Rabu (10/8/2022).


Ferdy Sambo Tersangka Pembunuhan Brigadir J, Novel PA 212 Ungkit Insiden KM 50

Ia menyebut potensi intimidasi terhadap keluarga Bharada E bisa saja terjadi.

"Karena bisa saja ancaman intimidasi, bujuk rayu, itu tidak langsung kepada pihak yang berhadapan dengan hukum, tetapi bisa juga dengan pihak keluarganya baik intimidasi maupun bujuk rayu. Jadi perlindungan mencakup itu," bebernya.

Soal Pernyataan Bharada E yang Berubah, Komnas HAM: Kami Tidak Terkejut

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati