logo


Ferdy Sambo Tersangka Pembunuhan Brigadir J, Novel PA 212 Ungkit Insiden KM 50

Novel yakin pengusutan kasus KM 50 yang saat itu dipimpin Ferdy sebatas sandiwara.

10 Agustus 2022 22:07 WIB

Novel Bamukmin
Novel Bamukmin Liputan6.com/Immanuel Antonius

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Penetapan mantan Kadiv Propam Polri, Irjen Ferdy Sambo sebagai tersangka kasus pembunuhan Brigadir J tengah menyita perhatian banyak pihak, tak terkecuali Plt Wakil Ketua Umum PA 212 Novel Bamukmin.

Novel menilai kasus tersebut mirip insiden tewasnya 6 Laskar FPI di Tol Jakarta-Cikampek KM 50. Dia yakin hasil pengusutan peristiwa berdarah Desember 2020 lalu itu juga rekayasa.

Untuk diketahui, Ferdy Sambo saat itu merupakan pemimpin pengusutan kasus penembakan yang menewaskan 6 laskar FPI.


Soal Ancaman Pidana Pemberi Informasi Salah, Polri: Kita Sampaikan Data Sumber Kredibel

"Dalam pembantaian keji Laskar FPI di KM 50 sudah otomatis penyelidikan yang dipimpin hanya sandiwara sebagaimana saat ini dia bersandiwara dalam kasus pembantaian Josua (Brigadir J) secara keji," kata Novel, dilansir dari ERA.id, Rabu (10/8).

"Karena jelas pembatai keji laskar 6 orang yang syahid tidak ada satu pun mendapatkan sanksi hukum bahkan sanksi administrasi, penurunan pangkat, skors, dll. Tidak ada yang dijerat oleh Sambo sebagai Kadiv Propam kepada oknum yang membantai Laskar FPI," imbuh anak buah Habib Rizieq Shihab itu.

Sindir Pengacara Bharada E, Kabareskrim: Seolah-olah Dia yang Bekerja

Halaman: 
Penulis : Iskandar