logo


Pentagon Akui Kirimi Ukraina Senjata Jarak Jauh untuk Lumpuhkan Radar Rusia

Wakil Menhan AS mengatakan bahwa pihaknya sudah mengirimkan rudal anti rudal kepada Ukraina

10 Agustus 2022 19:15 WIB

AGM-88 High-Speed Anti-Radiation Missiles (HARM)
AGM-88 High-Speed Anti-Radiation Missiles (HARM) Missilery.info

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Salah satu wakil Menteri Pertahanan Amerika Serikat, Colin Kahl, mengatakan bahwa pihaknya sudah mengirimkan rudal anti-radar kepada Ukraina. Hanya saja, Kahl tidak mengungkapkan berapa banyak rudal yang dikirim ke Ukraina atau kapan pengiriman itu dilakukan. Dia juga tidak menyebutkan model rudal jenis tersebut.

Kahl mencatat bahwa tujuan pengiriman senjata anti-radar adalah untuk memungkinkan pesawat tempur Ukraina terbang tanpa khawatir terkena serangan dari sistem pertahanan udara Rusia.

“Dalam waktu dekat, kami telah melakukan banyak hal untuk membuat angkatan udara Ukraina yang ada tetap beroperasi di udara dan lebih mampu,” katanya, dikutip Sputniknews.


Kunjungannya ke Taiwan Bikin China Marah, Pelosi: Sangat 'Worth It'

Kahl menambahkan, Washington juga akan membantu Angkatan Udara Ukraina dengan cara lain, yaitu dengan mengirimkan suku cadang pesawat tempur Mig-29.

Pihak berwenang Ukraina tidak pernah membual tentang menerima rudal anti-radar, tidak seperti senjata Barat lainnya.

Mengutip keterangan dari seorang pejabat pertahanan Ukraina yang tidak disebut namanya, CNN melaporkan bahwa AS telah memasok Kiev dengan AGM-88 High-Speed ??Anti-Radiation Missiles (HARM), yang mampu menyerang sistem radar dari jarak sejauh 48 kilometer. Dengan demikian, HARM menjadi salah satu senjata jarak jauh yang dikirim oleh AS ke Ukraina.

AS Berharap Selandia Baru Ikut Gabung Aliansi AUKUS

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia