logo


Kunjungannya ke Taiwan Bikin China Marah, Pelosi: Sangat 'Worth It'

Ketua DPR AS mengatakan bahwa AS akan terus mendukung Taiwan, sambil secara bersamaan mematuhi kebijakan 'Satu China'

10 Agustus 2022 17:45 WIB

Nancy Pelosi
Nancy Pelosi istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua DPR AS Nancy Pelosi telah menyatakan bahwa dia tidak menyesali kunjungan kontroversialnya baru-baru ini ke Taiwan, dan bahkan menyebutnya sebagai kunjungan yang "sangat worth it (berharga)". Hal itu ia sampaikan dalam sebuah wawancara dengan Today Show pada hari Selasa (9/8).

Politisi berusia 82 tahun itu bersikeras bahwa dia memiliki “dukungan bipartisan yang luar biasa” untuk kunjungan itu dan bahwa dia dan delegasinya diterima dengan sangat baik oleh pemerintah Taiwan dan rakyatnya.

Namun, dia menyatakan bahwa sikap yang ditunjukkan oleh pemerintah China terkait kunjungannya ke Taiwan itu tidak relevan. Pelosi menegaskan bahwa China “tidak akan diizinkan untuk mengisolasi Taiwan” atau mendikte siapa yang dapat dan tidak dapat mengunjungi pulau itu.


Rumah Donald Trump Digeledah FBI, Ada Apa?

“Apa yang dilakukan orang China adalah apa yang biasanya mereka lakukan,” katanya, seraya menambahkan bahwa Presiden China Xi Xinping bertindak seperti “pengganggu karena rasa tidak amannya sendiri.”

Meski kunjungannya ke Taiwan tersebut membuat China marah, dan meningkatkan aktivitas militernya di wilayah sekitar Taiwan, namun Pelosi mengatakan bahwa hal itu tidak membuatnya gentar.

"Tidak ada yang mengganggu tentang kunjungan itu," kata Pelosi.

Ketua DPR AS menyatakan bahwa perjalanan itu sejalan dengan kebijakan AS untuk mempertahankan status quo di Selat Taiwan. Selain itu, dia juga mengatakan bahwa sangat penting untuk memberi tahu China bahwa Washington akan mendukung kemerdekaan Taipei di bawah Undang-Undang Hubungan Taiwan, sambil secara bersamaan mematuhi kebijakan 'Satu China'.

 

Ukraina Blokir Pasokan Minyak Mentah Rusia ke Uni Eropa

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia