logo


AHY Sebut Ada Masalah Serius Terkait Kebebasan Sipil

AHY berharap pilar demokrasi, khususnya pers, harus tumbuh dengan kuat.

10 Agustus 2022 13:57 WIB

Agus Harimurti Yudhoyono
Agus Harimurti Yudhoyono instagram.com/agusyudhoyono

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyebut ada masalah serius terkait kebebasan sipil di Indonesia.

Menurutnya, kebebasan sipil mengalami kemunduran sehingga menjadi tantangan besar yang mesti dihadapi.

AHY melandasi pernyataannya itu dengan data Reporters Without Borders atau RSF bahwa indeks kebebasan pers Indonesia pada 2022 turun ke peringkat 117 dari 180 negara di dunia. Pada 2021, Indonesia berada di peringkat 113.


Politikus NasDem Singgung Duet AHY-Anies, PDIP: Hal yang Bagus dan Suatu Terobosan

"Ada masalah serius. Pilar-pilar demokrasi ini harus tumbuh dengan kuat," kata AHY dalam acara Perayaan 10 Tahun Forum Pemred, Jumat (5/8).

AHY menilai ada dikotomi antara kebebasan sipil dan pembangunan. Adapun dikotomi yang dimaksud adalah penguatan pembangunan bisa mendisrupsi kebebasan, sedangkan kebebasan bisa menimbulkan instabilitas pembangunan.

Meski begitu, bagi AHY, kebebasan dan pembangunan dapat dijalankan bersamaan. Maka dari itu, kebebasan pers menurutnya harus senantiasa dirawat.

Mulai Ditinggalkan Kadernya, Kepemimpinan AHY Dinilai Tidak Demokratis

Halaman: 
Penulis : Iskandar