logo


Anies Ubah Rumah Sakit jadi Rumah Sehat, Guntur Romli: Ahli Tata Kata, Bukan Bekerja

Guntur mengungkit kebijakan Anies soal Naturalisasi Sungai hingga penggantian 32 nama jalan di DKI.

4 Agustus 2022 04:30 WIB

Guntur Romli
Guntur Romli twitter.com/GunRomli

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kembali menyedot perhatian usai mengganti nama 31 RSUD menjadi Rumah Sehat untuk Jakarta.

Mohamad Guntur Romli merupakan salah satu politisi yang mengkritisi keputusan Anies tersebut. Kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menilai Anies hanya pintar menata kata, bukan bekerja.

"Ahli menata kata bukan bekerja. #GubernurTerbodoh," ujarnya di akun Twitter @GunRomli, dikutip Kamis (4/8).


Atap Halte Transjakarta Ambruk. Ruhut Sitompul Nyinyirin Anies

Dalam cuitan itu, Guntur mengunggah pemberitaan mengenai berbagai kebijakan Anies. Seperti Naturalisasi Sungai, penggantian 32 nama jalan, dan pengubahan istilah HUT Dki menjadi hajatan.

Di lain sisi, Anies Baswedan menjelaskan alasannya mengubah nama RSUD menjadi Rumah Sehat untuk Jakarta. Menurutnya, Rumah Sakit selama berorientasi pada kuratif dan rehabilitatif, sehingga orang datang ke RS karena sakit dan ingin sembuh.

Dengan penjenamaan (branding) Rumah Sehat untuk Jakarta, Anies berharap masyarakat punya cara pandang berbeda. Dia ingin warga datang ke Rumah Sehat dalam rangka mempertahankan dan meningkatkan kualitas kesehatan, bukan saat sakit saja.

“Sehingga masyarakat menjadikan kesehatan sebagai tujuan dan cara hidup," ujar Anies.

Ubah Nama Rumah Sakit jadi Rumah Sehat, Begini Penjelasan Gubernur Anies

Halaman: 
Penulis : Iskandar