logo


Rusia Tuduh Ukraina Berniat Serang PLTN Terbesar di Eropa

Seorang pejabat Rusia mengklaim jika Ukraina berulang kali menyerang fasilitas PLTN Zaporizhzhia dengan senjata yang dikirim oleh negara-negara barat

3 Agustus 2022 21:58 WIB

Ilustrasi pembangkit tenaga nuklir
Ilustrasi pembangkit tenaga nuklir istimewa

MOSKOW, JITUNEWS.COM - Seorang pejabat Rusia di Ukraina pada Rabu (3/8) mengatakan bahwa pasukan Ukraina telah berulang kali menyerang pembangkit listrik tenaga nuklir Zaporizhzhia, yang sekarang dikendalikan oleh pasukan Rusia, dengan menggunakan senjata yang dikirim oleh negara-negara Barat. Zaporizhzhia sendiri merupakan PLTN terbesar di Eropa.

“Kami siap menunjukkan bagaimana militer Rusia menjaga pabrik, dan bagaimana Ukraina, yang menerima senjata dari Barat, menggunakan senjata tersebut termasuk drone untuk menyerang pembangkit listrik tenaga nuklir,” kata Yevgeny Balitsky, kepala administrasi wilayah Zaporizhzhia yang dibentuk oleh Rusia, dikutip Reuters.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken pada hari Senin (1/8) menyebut tindakan Rusia di sekitar PLTN itu sebagai "tindakan yang tidak bertanggung jawab". Ia menuduh Rusia memanfaatkan PLTN Zaporizhzhia sebagai "perisai nuklir" dalam operasi militernya di Ukraina.


Rusia Undang Junta Militer Myanmar Hadir di Forum Ekonomi Timur

Blinken mengatakan bahwa Washington "sangat prihatin" bahwa Moskow sekarang menggunakan pabrik itu sebagai pangkalan militer dan menembaki pasukan Ukraina dari wilayah di sekitarnya.

"Tentu saja Ukraina tidak bisa membalas karena tidak boleh ada kecelakaan mengerikan yang melibatkan pembangkit nuklir," katanya.

AS Minta Warganya di Luar Negeri untuk Tingkatkan Kewaspadaan, Ada Apa Ini?

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia