logo


Pemerintah Klaim Kasus PMK Telah Melandai, DPR: Jangan Terburu-buru Menarik Kesimpulan

Pemerintah sebaiknya fokus pada percepatan vaksinasi, pengobatan dan juga pemberian ganti rugi bagi peternak

3 Agustus 2022 18:32 WIB

Sapi yang berada di tempat penampungan sapi milik UPTD-RPH Dinas Pertanian dan Perikanan Pemkot Depok.
Sapi yang berada di tempat penampungan sapi milik UPTD-RPH Dinas Pertanian dan Perikanan Pemkot Depok. JITUNEWS/Latiko A.D

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Anggota Komisi IV DPR, Slamet meminta Kementerian Pertanian tidak buru-buru mengklaim terjadi penurunan kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di sejumlah Provinsi.

“Pemerintah sebaiknya fokus pada percepatan vaksinasi, pengobatan dan juga pemberian ganti rugi bagi peternak dan tidak terburu-buru menarik kesimpulan soal pelandaian kasus PMK,” ujarnya di Jakarta Selasa (02/08).

Politisi senior PKS ini meminta semua pihak yang berwenang untuk tidak mengalihkan fokus terhadap penyebaran PMK ini.


Minta Pemerintah Segera Tangani PMK, LaNyalla: Agar Tak Merusak Ekonomi Jelang Idul Adha

“Mengingat beberapa negara tetangga juga sudah memberikan warning bagi Indonesia terkait potensi penyebaran wabah PMK secara global,” ujarnya.

Selain itu, Menurut Slamet pemerintah harus mengambil pelajaran terhadap  penyebaran PMK ini sebagai acuan peningkatan sistem bio-sekuritas dalam negeri.

“Pemerintah seharusnya tidak boleh lengah hanya karena terjadinya pelandaian data penyebaran PMK, efek PMK ini telah memukul industri peternakan nasional yang disaat bersamaan juga memukul citra Indonesia dimata global,” tukasnya.

Ingatkan Warga Hati-hati Beli Hewan Kurban, Puan: Belilah di Tempat yang Memiliki Sertifikasi

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar