logo


Rusia Kecam Kunjungan Ketua DPR AS ke Taiwan

Menlu Rusia mengatakan bahwa kunjungan Ketua DPR AS ke Taiwan membuktikan bahwa AS ingin menunjukkan kepada dunia bahwa mereka kebal hukum

3 Agustus 2022 17:15 WIB

Ketua DPR AS Nancy Pelosi (kiri) bertemu dengan Presiden Taiwan (kanan)
Ketua DPR AS Nancy Pelosi (kiri) bertemu dengan Presiden Taiwan (kanan) Sputniknews

MOSKOW, JITUNEWS.COM - Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov ikut melayangkan kecaman terhadap keputusan Ketua DPR AS Nancy Pelosi menyempatkan diri untuk berkunjung ke Taiwan di sela-sela tur Asia-nya.

Lavrov menilai Amerika Serikat ingin menunjukkan bahwa mereka "kebal hukum", dan membuktikan kepada dunia bahwa mereka dapat lolos dari sanksi meski sudah mengintervensi urusan negara lain.

"Saya tidak ragu bahwa ini mencerminkan garis [AS] yang sedang kita bicarakan sehubungan dengan situasi Ukraina - ini adalah keinginan untuk membuktikan kepada semua orang dan semua impunitas mereka," kata Lavrov kepada wartawan, dikutip Sputniknews.


Ketua DPR AS Berkunjung ke Taipei, China Batasi Perdagangan dengan Taiwan

Pernyataan itu ia lontarkan setelah Pelosi melakukan perjalanan ke Taipei untuk bertemu dengan para pejabat pemerintah Taiwan, yang membuat marah China.

Beijing mencatat bahwa kunjungan itu merusak hubungan bilateral AS-China dan melanggar kebijakan Satu-China, sebuah prinsip yang menetapkan Taiwan sebagai wilayah milik China, dan bukan sebuah negara merdeka.

Sementara itu, meski AS tidak secara resmi mengakui kemerdekaan Taiwan, namun Washington telah menjadi sekutu utama Taipei, dan telah berjanji untuk melindungi pulau itu dari "agresi" China.

China Ancam Jatuhkan Sanksi Keras terhadap Ketua DPR AS

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia