logo


Akui Pancasila, Abu Bakar Ba'asyir: Dulu Saya Bilang Syirik, Setelah Dipelajari Ndak Mungkin

Putra Ba'asyir yakni Abdul Rochim Ba'asyir menegaskan bahwa ayahnya tidak pernah menolak Pancasila.

3 Agustus 2022 09:45 WIB

Terpidana kasus terorisme Abu Bakar Ba\'asyir.
Terpidana kasus terorisme Abu Bakar Ba'asyir. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Belum lama ini beredar sebuah video viral yang memperlihatkan Abu Bakar Ba'asyir mengakui Pancasila sebagai dasar negara. Ia mengatakan bahwa dasar dari Pancasila yakni tauhid atau ketuhan seperti yang tertuang dalam sila pertama Pancasila.

"Indonesia berdasar Pancasila kenapa disetujui ulama? Karena dasarnya tauhid, Ketuhanan Yang Maha Esa," kata Ba'asyir dalam video viral yang dilihat Rabu (3/8/2022).

"Ini juga pengertian saya terakhir, dulu-dulunya saya bilang Pancasila itu syirik, tapi setelah saya pelajari berikutnya, ndak mungkin ulama menyetujui dasar negara syirik itu ndak mungkin," sambungnya dalam video itu.


Sempat Diminta Bergabung ke Khilafatul Muslimin, Abu Bakar Baasyir Menolak Karena Hal Ini

Sementara itu, putra Ba'asyir yakni Abdul Rochim Ba'asyir membenarkan video yang beredar tersebut. Ia menegaskan bahwa ayahnya tidak pernah menolak Pancasila.

"Itu video sudah sekitar empat bulan yang lalu. Dan itu (mengakui Pancasila) sudah lama, itu bukan baru. Pak Ba'asyir pada prinsipnya tak pernah tolak Pancasila," ujarnya seperti dilansir CNNIndonesia.com, Rabu (3/8/2022).

Abdul menjelaskan bahwa Ba'asyir menolak Pancasila apabila dibenturkan dengan agama Islam. Ia mengatakan bahwa Ba'asyir mengakui Pancasila sesuai dengan maksud para pendiri bangsa.

"Beliau tolak jika Pancasila dibenturkan dengan Islam. Sehingga upaya menegakkan syariat Islam di Indonesia dibenturkan Pancasila, itu yang beliau tolak," jelasnya.

Khilafatul Muslimin Punya 25 Pesantren, Polisi Sebut Tak Pernah Ajarkan Pancasila dan UUD 1945

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati