logo


Mulai Ditinggalkan Kadernya, Kepemimpinan AHY Dinilai Tidak Demokratis

Kondisi Demokrat saat ini jadi indikator bahwa AHY belum layak jadi presiden.

3 Agustus 2022 05:00 WIB

Agus Harimurti Yudhoyono
Agus Harimurti Yudhoyono twitter.com/AgusYudhoyono

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Direktur Rumah Politik Indonesia Fernando EMaS menilai Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono tidak demokratis. Hal itu menurutnya jadi alasan kuat bagi sejumlah kader untuk meninggalkan Demokrat.

"Saya sudah memperkirakan akan terjadi kekisruhan di dalam internal Partai Demokrat pasca Musda Daerah (Musda) Provinsi dan Musyawarah Cabang (Kabupaten/Kota),” ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (2/8).

“Kepemimpinan AHY terkesan sangat tidak demokratis," kata Fernando.


Tanggapi PDIP, Demokrat: Tak Selalu Jadi Jaminan Jika Pegang Kekuasaan Otomatis Jadi Pemenang

Sistem pemilihan Ketua Partai Demokrat tingkat provinsi dan kabupaten/kota yang tidak mutlak pada hasil Musda dan Muscab dinilai membuka celah transaksional antara Ketum dengan suatu pihak.

Fernando mengatakan kondisi Demokrat saat ini menjadi bukti bahwa AHY belum layak untuk memimpin Indonesia.

“Jangan berharap akan bisa menjadi presiden atau wakil presiden, sedangkan memimpin Partai Demokrat saja tidak mampu atau bahkan menjadi amburadul,” ketusnya.

Pengamat: AHY Jangan Harap jadi Presiden, Memimpin Partai Saja Amburadul

Halaman: 
Penulis : Iskandar