logo


Jerman Bakal Bela Taiwan jika China Menyerang

Menteri Luar Negeri Jerman berjanji bahwa negaranya akan mendukung Taiwan jika konflik Beijing-Taipei benar-benar terjadi

2 Agustus 2022 23:00 WIB

Menlu Jerman Annalena Baerbock
Menlu Jerman Annalena Baerbock istimewa

NEW YORK, JITUNEWS.COM - Menteri Luar Negeri Jerman Annalena Baerbock, pada Selasa (2/8) mengatakan bahwa pemerintah Jerman telah melayangkan peringatan kepada China untuk tidak meningkatkan ketegangan dengan Taiwan. Ia juga menjanjikan bahwa Jerman akan membantu Taipei jika konflik Taiwan-China benar-benar terjadi.

“Kami tidak bisa menerima ketika hukum internasional dilanggar dan tetangga yang lebih besar menyerang tetangganya yang lebih kecil,” kata Baerbock, selama konferensi Perjanjian Non-Proliferasi PBB di New York seperti yang dilaporkan oleh Der Spiegel.

Ia menambahkan bahwa prinsip ini juga berlaku untuk China.


Rusia Ancam Putuskan Hubungan Diplomatik dengan AS jika...

Pernyataan Baerbock muncul di tengah meningkatnya ketegangan antara AS dan China ketika Ketua DPR AS Nancy Pelosi dilaporkan akan mengunjungi Taiwan. Beijing telah berulang kali memperingatkan bahwa mereka akan menafsirkan langkah seperti itu sebagai pelanggaran terhadap kedaulatannya dan penghinaan terhadap kebijakan Satu China yang diakui secara resmi oleh Amerika Serikat.

Juru bicara Kemenlu China, Zhao Lijian, pada Senin (1/8) mengatakan bahwa militer China tidak akan tinggal diam jika Ketua DPR AS Nancy Pelosi memutuskan untuk berkunjung ke Taiwan.

“Jika AS bersikeras untuk mengambil jalan yang salah, China akan mengambil langkah tegas dan kuat untuk menjaga kedaulatan dan integritas teritorialnya. Semua konsekuensi berikutnya akan ditanggung oleh pihak AS,” kata Zhao, dikutip RT.com.

Saat ketegangan terus meningkat, beberapa outlet berita Asia melaporkan adanya peningkatan aktivitas militer Beijing dan Taipei di Selat Taiwan pada hari Selasa (2/8).
Sementara itu, The Independent melaporkan bahwa kapal-kapal Angkatan Laut AS juga telah dikirim ke wilayah tersebut untuk patroli rutin.

Meski Gedung Putih belum mengkonfirmasi apakah Nancy Pelosi benar-benar berkunjung ke Taiwan, namun Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken menegaskan bahwa kunjungan itu sepenuhnya berada di tangan Ketua DPR AS, dan pemerintahan Joe Biden tidak tahu apa yang ingin dilakukan oleh Pelosi.

PM Hungaria: Uni Eropa Bukan Bos Kami

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia