logo


Kapal Selam yang Diperoleh Australia dari AUKUS Tak Akan Dilengkapi dengan Senjata Nuklir

Menteri Luar Negeri AS mengatakan bahwa kapal selam yang akan didapatkan oleh Australia di bawah perjanjian AUKUS adalah kapal selam bertenaga nuklir, dan tidak dilengkapi dengan senjata nuklir

2 Agustus 2022 12:40 WIB

Ilustrasi Kapal Selam
Ilustrasi Kapal Selam istimewa

WASHINGTON, JITUNEWS.COM - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Antony Blinken, pada Senin (1/8) mengatakan bahwa kapal selam yang akan diperoleh Australia di bawah kesepakatan AUKUS, perjanjian yang dibentuk oleh Australia-Amerika Serikat-Inggris, tidak akan dilengkapi dengan senjata nuklir.

“Ada yang bertanya tentang kemitraan baru kami dengan Inggris dan Australia yang dikenal sebagai AUKUS. Melalui kemitraan ini, Australia akan memperoleh kapal selam. Saya ingin menekankan bahwa kapal selam ini akan bertenaga nuklir, dan bukan bersenjata nuklir,” kata Blinken di Konferensi Peninjauan NPT di Perserikatan Bangsa-Bangsa di New York, dikutip Sputniknews.

“Negara-negara lain memiliki kapal selam semacam ini. Dan ini akan mematuhi standar keselamatan dan Non Proliferasi tertinggi di bawah NPT. Kami bekerja sangat erat dengan IEA untuk memastikan hal itu terjadi,” tambahnya.


Pasokan Gas Rusia ke Uni Eropa Terhalang Kebijakan Sanksi

Pemerintah Australia sebelumnya secara sepihak membatalkan program kerjasama senilai $64 miliar untuk memperoleh hingga 12 kapal selam rancangan Perancis. Sebaliknya, Australia mencapai kesepakatan dengan Inggris dan Amerika Serikat dalam pakta keamanan trilateral yang disebut AUKUS. Di bawah pakta tersebut, Washington dan London berjanji untuk membantu Canberra memperoleh kapal selam bertenaga nuklir.

Keputusan tersebut membuat pemerintah Perancis marah. Mantan Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Yves Le Drian menyebut langkah itu sebagai "tikaman dari belakang."

Kosovo Larang Penggunaan Pelat Nomor dan Dokumen Resmi Serbia, Rusia: Tidak Masuk Akal

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia