logo


Heran PSE Bandel Dibela, Teddy Gusnaidi: Demi Kepentingan Pribadi Halalkan Pelanggaran, Ngawur Ini

Pelanggaran tak boleh dilegalkan.

2 Agustus 2022 09:44 WIB

Teddy Gusnaidi
Teddy Gusnaidi twitter.com/teddgus

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Wakil Ketua Umum Partai Garuda, Teddy Gusnaidi heran dengan pihak yang ngotot membela Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) yang tak menaati aturan. Menurutnya, setiap PSE asing tak boleh dibiarkan seenaknya di Indonesia.

“Mereka beralasan kenapa judi online (ternyata bukan judi online dan sudah terdaftar) dibiarkan tapi aplikasi game dan paypal diblokir? Saya tanya balik, apakah karena alasan yang belum jelas kebenarannya itu lalu aplikasi perusahaan asing tersebut dibolehkan melanggar aturan?” ujar Teddy dalam keterangan tertulis, dikutip Selasa (2/8).

Teddy menyarankan kepada semua pihak agar melapor ke Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) bila menemukan platform meresahkan, misalnya judi online.


PayPal Diblokir, Sandiaga Uno: Negara Punya Aturan dan Harus Ditaati

Dia menilai tudingan judi online yang diloloskan Kominfo hanya tameng untuk menghadapi pemblokiran PSE bandel.

“Kalaupun benar ada aplikasi judi online atau aplikasi lainnya yang luput dari pemantauan Kominfo, maka laporkan agar segera diproses, bukan malah melegalkan pelanggaran untuk sesuatu yang belum pasti kebenarannya. Demi kepentingan pribadi lalu halalkan pelanggaran. Ngawur ini,” kata Teddy.

Diketahui, per 30 Juli 2022, Kominfo memblokir beberapa PSE, antara lain Steam, Counter-Strike Global Offensive, Epic Games, Origin hingga PayPal. Tagar #BlokirKominfo menggelora seiring pemberhentian operasi sejumlah platform tersebut.

Ketahui Manfaat Penggunaan Aplikasi Asset Management di Perusahaan Anda

Halaman: 
Penulis : Iskandar