logo


Blokir Sejumlah Gim, Kominfo Minta Maaf

Kominfo berharap PSE asing taat aturan.

31 Juli 2022 16:59 WIB

Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo, Semuel A. Pangerapan
Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo, Semuel A. Pangerapan Kominfo

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) meminta maaf kepada publik atas pemblokiran sejumlah Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE).

"Kami mohon maaf, pemain game. Sementara waktu memang masih ada kendala. Mereka sedang melengkapi dan berkomitmen untuk segera mendaftar," kata Dirjen Aptika Kominfo, Semuel Abrijani Pangerapan dalam konfrensi pers daring, Minggu (31/7).

Semuel memastikan keputusan itu diambil untuk menegakkan kedaulatan negara. Setiap PSE wajib menaati aturan yang berlaku.


Partai Garuda Dukung Kemenkominfo Blokir Aplikasi Tak Taat Aturan

"Kami membuka diri untuk penyelenggara game dari luar negeri beroperasi, tapi ikuti aturan Indonesia," ujarnya.

Diketahui, per 30 Juli 2022, Kominfo memblokir beberapa PSE, antara lain Steam, Counter-Strike Global Offensive, Epic Games, Origin hingga PayPal. Tagar #BlokirKominfo menggelora seiring pemberhentian operasi sejumlah platform tersebut.

Selain game online, warganet sangat menyayangkan Kominfo memblokir PayPal. Pasalnya banyak masyarakat yang menggunakannya untuk keperluan pekerjaan.

Kominfo lantas membuka sementara akses PayPal supaya masyarakat bisa menarik uang mereka. Adapun akses dibuka selama lima hari mulai Senin (1/8).

Kominfo Blokir Sejumlah Game Online, Giring: Menghambat Perkembangan eSports

Halaman: 
Penulis : Iskandar