logo


Sah! Pemerintah Siap Impor 3 Komoditas Pangan, Apa Saja?

Mendag bilang, izin impor sudah dikeluarkan tinggal menunggu realisasinya saja

5 Juni 2015 17:03 WIB


JAKARTA, JITUNEWS.COM- Menjelang lebaran pemerintah akhirnya memutuskan melakukan impor terhadap 3 bahan pokok, yakni bawang merah, cabai, dan daging sapi. Keputusan ini diambil semata-mata untuk menjamin ketersediaan bahan pangan dan stabilitas harga, menjelang bulan puasa dan lebaran. Bahkan Menteri by DealXplorer"> Perdagangan (Mendag) Rachmat Gobel mengatakan, izin impor itu sudah dikeluarkan tinggal realisasinya saja.

"Kementerian Perdagangan memutuskan untuk membuka keran impor untuk 3 bahan pokok, guna mengamankan harga pangan jelang puasa dan lebaran tahun ini," jelas Mendag kepada jitunews, Jumat (5/6), di Jakarta.

Ketiga impor bahan pokok tersebut diputuskan setelah mencermati data dari Badan Pusat statistik yang mencatat adanya inflasi 0,50% pada bulan Mei 2015. Dimana salah satu penyumbang inflasi tersebut adalah bawang merah dengan andil inflasi sebanyak 0,03%, karena sepanjang Mei 2015 harga bawang merah mengalami peningkatan yang signifikan hingga 6,19%.


Prabowo Berapi-Api Ingatkan Generasi Milenial, Netizen Nangis!

"Di sentra bawang merah seperti Brebes, Jawa Timur serta beberapa daerah lainnya sedang panen bawang merah. Tapi jumlahnya tetap tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, apalagi sebentar lagi masuk bulan puasa dan lebaran," lanjut Mendag.

Untuk itu, Mendag mengundang Menteri Dalam Negeri dan Kepolisian RI, untuk membahas kesiapan pemerintah mengendalikan supply kebutuhan bahan pangan, serta menjaga stabilitas harga pangan menjelang puasa dan lebaran.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengatakan, saat ini pihaknya sedang menyiapkan surat edaran kepada pemerintah daerah terkait stabilitas harga bahan pokok. Ia juga meminta pemerintah daerah dapat merespon surat tersebut untuk mengendalikan stabilitas harga selama bulan puasa dan lebaran tahun ini.

"Tujuannya adalah Gubernur, Bupati, dan Walikota harus bertanggungjawab terhadap stabilitas harga di pasar," ungkapnya. 

Dinilai Tak Wajar, Menteri Pertanian Diduga Bermain Polemik Impor

Halaman: 
Penulis : Andi Dwijayanto, Christophorus Aji Saputro