logo


Soal Kasus Perundungan dan Kekerasan, Jokowi: Penegakan Hukum yang Keras

Jokowi berharap kasus perundungan dan kekerasan tidak terjadi lagi.

23 Juli 2022 14:51 WIB

Joko Widodo
Joko Widodo Twitter @jokowi

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Presiden Joko Widodo menanggapi soal kasus kekerasan terhadap anak di Bekasi dan Jombang. Jokowi berharap kasus perundungan dan kekerasan tidak terjadi lagi.

"Sama saya kira perundungan, yang namanya penyiksaan fisik, yang namanya penyiksaan kekerasan secara verbal, kekerasan fisik saya kira semuanya. Jangan terjadi lagi. Dan ini sekali lagi tanggung jawab orang tua, tanggung jawab para pendidik, tanggung jawab sekolah, dan tanggung jawab masyarakat, kita semuanya," ujar Jokowi, Sabtu (23/7).

Jokowi mengatakan bahwa kasus akan diproses dengan aturan yang ada. Jokowi mengatakan bahwa dalam pengusutan kasus kekerasan negara tidak akan tebang pilih.


Soal Citayam Fashion Week, Jokowi: Itu Kan Kreatif, Kenapa Harus Dilarang?

"Ya semuanya diproses dengan aturan-aturan yang ada. Saya kira semuanya diproses, siapapun, siapapun. Tidak ada yang namanya kekerasan verbal, perundungan, nggak ada yang namanya kekerasan fisik, nggak ada yang namanya kekerasan seksual, semuanya. Karena aturannya itu memang tidak diperbolehkan dan itu ada pidananya," katanya.

Jokowi minta penegak hukum tegas dalam menangani kasus perundungan dan kekerasan. Jokowi tidak ingin terjadi kasus yang serupa.

"Saya kira penegakan hukum yang keras, penegakan hukum yang tegas, terhadap kegiatan-kegiatan yang seperti itu memang menjadi tanggung jawab kita semuanya untuk memagari agar tidak terjadi lagi, tapi memang bukan sesuatu yang gampang," kata Jokowi.

Prihatin Kasus Bully 'Setubuhi Kucing', Jokowi: Ini Tanggung Jawab Kita Semua

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata