logo


Kasus Penembakan Brigadir J, Pengamat: Ini Masalah Pribadi, Bukan Polri Secara Institusi

polisi secara institusi tak perlu larut dalam persoalan terlalu jauh.

22 Juli 2022 14:28 WIB

Ilustrasi Penembakan
Ilustrasi Penembakan Net

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Pegiat Kelompok Diskusi Keadilan Sosial (KDKS), Suparji Ahmad menegaskan bahwa kasus dugaan penembakan Brigadir Avriansyah Josua Hutabarat merupakan murni persoalan pribadi dari oknum polisi.

Dia menegaskan bahwa polisi secara institusi tak perlu larut dalam persoalan terlalu jauh.

"Itu sebenarnya masalah pribadi dari oknum anggota kepolisian. Menurut saya tidak perlu mengaitkannya dengan polri sebagai lembaga atau institusi, Kalau ada oknum polri melakukan tindak pidana ya tindak tegas sesuai hukum yang berlaku," kata Suparji di Jakarta, Jumat (22/7/2022).


Tak Kooperatif, Alasan Polisi Jemput Paksa Nikita Mirzani

Suparji menilai penanganan perkara ini seperti masalah  institusi, padahal perkara ini sebatas  pertanggungjawaban hukum pribadi dari oknum anggota polri.

"Jjka ada dugaan pelecehan seksual dan fakta tewasnya anggota Polri,maka  seharusnya  fokus pada proses penyelesaian kasus tersebut," paparnya.

"Proses penyelidikan dan penyidikan dilakukan dengan objektif,akuntabel,kredibel dan transparan, sehingga tidak menimbulkan skeptisme di masyarakat ," imbuhnya.

Guru Besar Ilmu Hukum Universitas Al-Azhar Indonesia (UAI) ini menmbahkan bahwa persoalan ini harus segera diproses dengan cepat sesuai fakta hukum penyidikan yang ditemukan, kemudian limpahkan ke kejaksaan untuk proses pembuktiannya.

"Bila kasus diselesaikan dengan cepat tidak akan muncul spekulasi liar di masyarakat yang sebenarnya hanya asumsi dan bukan fakta hukum hasil penyidikan," tegasnya.

Maka, ia berharap agar Polri fokus pada persoalan itu yakni dugaan pelecehan seksual dan fakta ada anggota Polri yang hilang nyawanya. Penyelesaian ini, lanjut Suparji, kurang tepat jika harus melebar dan seolah Polri secara lembaga terlalu larut dalam persoalan.

Minta Hasil Autopsi Pertama Brigadir J Disampaikan ke Publik, Sahroni: Harus Ada Management Timing

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar