logo


China Tak Ingin Terlibat Perang Dingin Baru dengan AS

Dubes China mengatakan bahwa Perang Dingin baru tidak akan bisa dimenangkan dan hanya akan merugikan seluruh negara di dunia

21 Juli 2022 11:00 WIB

AS-China
AS-China istimewa

WASHINGTON, JITUNEWS.COM - Duta Besar China untuk Amerika Serikat Qin Gang, pada Rabu (20/7) mengatakan bahwa tidak ada satu pun negara di dunia ini, termasuk China, yang ingin terlibat dalam Perang Dingin baru, karena mereka sadar bahwa tidak akan ada pihak yang bisa keluar sebagai pemenang. Hal itu ia sampaikan dalam Forum Keamanan Aspen yang digelar di Colorado, Amerika Serikat.

"Tidak akan ada pemenang, hanya pecundang dari Perang Dingin baru ... tidak ada negara yang menginginkan Perang Dingin baru," kata duta besar dikutip Sputniknews.

Sang Dubes menambahkan bahwa Perang Dingin baru dapat menyebabkan konsekuensi yang "tak tertahankan" bagi seluruh dunia. Lebih lanjut, dia mengatakan Presiden AS Joe Biden berkali-kali menekankan negaranya tidak mencari konfrontasi lebih lanjut dengan China.


Ketua DPR AS Akan Berkunjung ke Taiwan, Presiden Joe Biden: Ini Bukan Ide yang Bagus

"Kuncinya adalah menghormati kata-kata dengan tindakan. Kami berharap pihak AS akan membuat jaminan tentang strategi ini," tambah duta besar, mencatat bahwa Beijing tidak berniat membengkokkan masalah yang berhubungan dengan kepentingan nasionalnya.

"Sebagai duta besar, saya tahu tanggung jawab saya. Tugas saya adalah menindaklanjuti saling pengertian yang penting antara Presiden Xi dan Presiden Biden untuk memastikan bahwa hubungan China-AS stabil, dapat dikelola, dan konstruktif. ... Kami ingin membangun kepercayaan, menghormati dan untuk mengurangi kesalahpahaman dan salah perhitungan," tambahnya.

Qin menunjukkan bahwa kedua negara memiliki perbedaan. Hanya saja, ia mendesak AS untuk tidak membenarkan informasi yang salah, kebohongan, dan ikut campur dalam urusan internal China.

"Mencampuri urusan dalam negeri China, merusak kepentingan China - sebagai diplomat kita harus berdiri untuk mengatakan tidak, kita harus melindungi kepentingan kita. Ini adalah tugas setiap diplomat," katanya.

China Desak Ukraina-Rusia Segera Gelar Gencatan Senjata

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia