logo


Soal Wacana Penggabungan Depok ke DKI Jakarta, PAN: Tidak Terlalu Urgen

PAN menyebut secara perekonomian wilayah Depok sudah terintegrasi dengan DKI Jakarta

18 Juli 2022 09:04 WIB

Ilustrasi, bendera Partai Amanat Nasional.
Ilustrasi, bendera Partai Amanat Nasional. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Wali Kota Depok Mohammad Idris mengusulkan agar wilayahnya bergabung dengan Jakarta Raya. Ia menyebut Depok akan lebih maju karena pembangunannya akan berjalan lebih cepat.

Menanggapi hal itu, anggota DPR RI dari Fraksi PAN Intan Fauzi menyebut usulan Mohammad Idris tidak terlalu mendesak. Ia menyebut secara perekonomian wilayah Depok sudah terintegrasi dengan DKI Jakarta.

"Dalam banyak hal, termasuk secara perekonomian kawasan seperti Depok sudah terintegrasi dengan DKI. Dengan demikian, wacana penggabungan Kota Depok ke DKI Jakarta tidak terlalu urgen," kata Intan kepada wartawan, Minggu (17/7/2022).


Sentil Walkot Depok Soal Usul Gabung Jakarta Raya, PKB: Fokus Saja Kerja

Intan mengatakan bahwa penggabungan Kota Depok ke DKI Jakarta memerlukan proses panjang. Ia menyebut harus ada referendum dari pihak ketiga,yakni rakyat.

"Mekanisme penggabungan satu kota dengan kota lain itu harus dibahas di DPR RI untuk kemudian disahkan menjadi undang-undang. Saya kebetulan di Baleg DPR, kami juga melakukan rancangan undang-undang untuk penggabungan kota-kota dan sebagainya. Jadikan harus melalui proses panjang," jelasnya.

"Secara penggabungan Depok ke DKI kan ada proses yang harus dilalui, antara lain harus melalui referendum pihak ketiga, dalam hal ini masyarakat," sambungnya.

Soal Depok Gabung Jakarta Raya, TB Hasanuddin: Ada Prosedur yang Ditempuh

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati