logo


Jokowi Hanya Tegur Zulhas, Said Didu: Tidak Adil!

Didu menyebut banyak pejabat yang mengampanyekan anggota keluarganya.

15 Juli 2022 18:08 WIB

Mantan staf khusus Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), Muhammad Said Didu
Mantan staf khusus Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), Muhammad Said Didu Jitunews/Khairul Anwar

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Mantan Sekretaris BUMN, Muhammad Said Didu menilai teguran Presiden Joko Widodo kepada Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan (Zulhas) tidak adil karena banyak pejabat yang juga mengampanyekan anggota keluarganya.

Sebelumnya Jokowi meminta semua menteri fokus bekerja, merespons hebohnya aksi Zulhas yang membagikan minyak goreng gratis sembari mengampanyekan anaknya, Futri Zulya Savitri yang akan ikut Pemilu 2024 sebagai calon legislatif.

“Adalah tidak adil jika Bapak Presiden @jokowi hanya menegur Pak Mendag @ZUL_Hasan karena banyak menteri dan pejabat lain yang lakukan kampanye untuk diri dan keluarganya,” tulisnya di akun Twitter @msaid_didu, Jumat (15/7).


Heran Jokowi Pilih Zulhas jadi Mendag, Denny Siregar: Kerja Gak Bisa, Cuma Main Politik Doang

Meski begitu, Said Didu tidak menyebutkan sosok menteri atau pejabat yang dimaksud.

Diketahui, pada Sabtu (9/7), Mendag Zulkifli Hasan menghadiri acara PAN-SAR Murah di Telukbetung Timur, Bandar Lampung. Dalam kegiatan itu, ia membagikan Minyakita secara gratis sekaligus meminta para hadirin untuk memilih Futri Zulya Savitri pada Pemilu mendatang.

Aksi Zulhas itu direspons Presiden Jokowi pada Selasa (12/7), saat melakukan kunjungan kerja di Pasar Sukamandi, Kabupaten Subang. Pada kesempatan tersebut, Jokowi meminta semua menteri untuk fokus bekerja, tak terkecuali Mendag Zulhas.

"Saya minta semua menteri fokus bekerja. Kalau Menteri Perdagangan, ya, urus yang paling penting seperti yang saya tugaskan kemarin, bagaimana menurunkan harga minyak goreng," kata Presiden Jokowi seusai menyerahkan bantuan sosial.

Zulhas Masuk Kabinet, Jokowi Dinilai Masih Tersandera Kepentingan Parpol

Halaman: 
Penulis : Iskandar