logo


Panglima TNI Bukan dari AU, Chappy Hakim: Bubarkan Saja TNI AU

Jabatan Panglima TNI kali ini adalah jatah dari prajurit TNI AU

5 Juni 2015 10:44 WIB

Mantan Kepala Staf Angkatan Udara Chappy Hakim. (Ist)
Mantan Kepala Staf Angkatan Udara Chappy Hakim. (Ist)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Mantan Kepala Staf Angkatan Udara Chappy Hakim merasa geram dengan ketidakpastian siapa orang yang berhak menjadi Panglima TNI.

Menurut Chappy, jabatan Panglima TNI kali ini adalah jatah dari prajurit TNI AU. Alasannya kedua matra dari TNI baik itu Angkatan Laut maupun Angkatan Darat sudah pernah mendapat jatah menjadi Panglima TNI.

"Apa yang nggak rebutan di negeri ini. Turun pesawat aja rebutan nggak mau giliran apalagi jabatan.....Pang TNI?," tulis Chappy Hakim dalam akun twitter pribadinya, Jumat (5/6).


Lepas 1.234 Diplomat Militer ke Lebanon, Hadi Tjahjanto: Tunjukkan Bahwa Kita Terlatih, Disiplin, dan Profesional

Menurut Chappy, selama puluhan tahun ini, keberadaan TNI AU tidak dihargai sama sekali di negeri ini. Chappy bahkan meminta pemerintah untuk membubarkan TNI AU bila keberadaanya masih saja tidak dihargai.

"Mungkin memang lebih baik dibubarkan saja dari pada terjadi degradasi moral anggotanya," terangnya.

Ia mencontohkan, Saat ini yang menjaga Bandara Cengkareng justru Marinir TNI AL dan bukannya Paskhas Angkatan Udara, apalagi Bandara Halim Perdanakusumah yang dijadikan bandara komersil.

"Panglima TNI belum tentu dari AU....bubarin aja AU !," tegasnya

 

Panglima TNI Pimpin Sertijab Tiga Pejabat di Lingkungan Mabes TNI

Halaman: 
Penulis : Vicky Anggriawan