logo


Bersyukur Gegara PMK Hewan Kurban di DKI Melonjak Tajam, Anies: Pengawasan Sistematis

Anies sebut sebagian pembeli hewan kurban merupakan warga di luar Jakarta

11 Juli 2022 09:30 WIB

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersyukur wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) yang menyerang hewan ternak di Indonesia justru memberi berkah bagi penjual hewan kurban di ibu kota.

Anies mengatakan demikian lantaran pasokan hewan kurban di Jakarta naik dari 42 ribu menjadi 58 ribu. Jumlah itu, kata dia, diluar prediski Pemprov DKI Jakarta yang memperkirakan hanya ada 47 ribu hewan kurban pada tahun ini.

"Justru dampaknya terjadi peningkatan. Di Jakarta itu jumlahnya melonjak sampai 58 ribu padahal biasanya 42 ribu," kata Anies di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Minggu (10/7/2022).


Sapi Kurban 024 Anies Baswedan Curi Perhatian, Wagub DKI: Jangan Dihubungkan dengan Politik

Ia mengatakan bahwa sebagian pembeli hewan kurban merupakan warga di luar Jakarta. Pembeli, kata Anies, berbondong-bondong datang ke ibu kota karena proses pengawasan hewan kurban dilakukan secara sistematisdan terjamin kesehatannya.

"Nah ternyata 58 ribu itu adalah karena hewan dari luar dibawa ke Jakarta. Di sini ada proses pengawasan sistematis sehingga warga luar Jakarta memilih membeli di Jakarta. Jadi 58 ribu itu 10 ribu lebih keluar ke Jakarta lagi," ujarnya.

Sapi Nomor 024 Miliknya Disebut Ada Kaitannya dengan Pilpres, Ini Kata Anies Baswedan

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati