logo


Dukung PPATK-BNPT Bongkar Dugaan Dana ACT Masuk Teroris, Sahroni: Jangan Sampai Kecolongan

PPATK menyebut pihaknya menemukan aliran dana ACT diduga masuk ke organisasi teroris

5 Juli 2022 12:28 WIB

Ahmad Sahroni
Ahmad Sahroni instagram.com/ahmadsahroni88

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menganalisis aliran dana Aksi Cepat Tanggap (ACT) kemudian melaporkannya ke Densus 88 dan BNPT. PPATK menyebut pihaknya menemukan aliran dana ACT diduga masuk ke organisasi teroris.

"PPATK menyebutkan bahwa pihaknya menemukan adanya aliran dana dari ACT yang diduga masuk ke organisasi teroris. Meski sudah dibantah, saya melihat otoritas berwenang, dalam hal ini BNPT terus menelusuri indikasi yang ada. Saya mendukung PPATK dan BNPT untuk bekerja sama secara sinergis demi membongkar berbagai dugaan ini. Jangan sampai kita kecolongan," ujar Pimpinan Komisi III DPR, Ahmad Sahroni, dalam keterangannya, Selasa (5/7).

Sahroni tidak ingin ACT menyelewengkan dana untuk aksi organisasi terlarang. Sahroni mengingatkan bahwa Indonesia menentang aksi terorisme.


Ambil 13,7 Persen Donasi untuk Gaji, ACT Akui Lebih Besar dari Operasional Lembaga Zakat

"Perlu diingat, kita adalah negara yang menentang penuh aksi terorisme, jadi jangan sampai ada lembaga seperti ACT ini yang membodohi masyarakat dan menyelewengkan dana yang diberikan untuk aksi-aksi organisasi terlarang," kata Sahroni.

Sahroni mengatakan bahwa permasalahan yang menjerat ACT harus ditanggapi dengan serius. Sahroni minta BNPT untuk berkoordinasi dengan Densus 88.

"Harus ditanggapi dengan serius, untuk itu saya meminta kepada BNPT agar turut berkoordinasi juga dengan Densus 88 untuk memperkuat segala proses penyelidikan," katanya.

Gaduh Isu Penyelewengan Donasi, Kemensos Ancam Cabut Izin ACT

Halaman: 
Penulis : Admin