logo


Rusia Wajibkan Penggunaan Rubel untuk Ekspor Bahan Pangan

Pemerintah Rusia akan mewajibkan pembayaran dengan menggunakan mata uang rubel untuk ekspor bahan pangan

3 Juli 2022 15:30 WIB

Mata uang Rubel
Mata uang Rubel Reuters

MOSKOW, JITUNEWS.COM - Pemerintah Rusia dikabarkan telah memberlakukan skema pembayaran dengan menggunakan mata uang rubel terhadap komoditas ekspor bahan makanan, seperti biji-bijian, dan minyak bunga matahari. Sebuah resolusi yang memberlakukan keputusan tersebut diadopsi pada hari Jumat dan dipublikasikan oleh media.

Moskow juga akan memberikan waktu perpanjangan hingga satu tahun bagi pengimpor untuk menggunakan mata uang Rubel sehubungan dengan minyak dan tepung bunga matahari hingga 31 Agustus 2023.

Sebagai bagian dari mekanisme pembayaran baru itu, harga dasar untuk menghitung bea ekspor gandum adalah 15.000 rubel (lebih dari $267) per ton.

Rusia adalah pengekspor gandum terbesar di dunia dan pemasok utama biji bunga matahari. Menteri Pertanian Rusia Dmitry Patrushev mengatakan bulan ini bahwa negara itu hanya akan mengekspor produk pertanian ke negara-negara yang bersahabat.

Menurut Sang menteri, panen gandum Rusia bisa mencapai 130 juta ton tahun ini, yang cukup untuk memenuhi kebutuhan domestik dan memastikan potensi ekspor.

Rusia Bakal Tetap Jadi Pemasok Bahan Pangan yang Dapat Diandalkan bagi India

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia