logo


Dubes Rusia Minta Moskow Tutup Kantor Kedubes di Bulgaria, Begini Reaksi Uni Eropa

Uni Eropa mengatakan bahwa keputusan pemerintah Bulgaria mengusir diplomat Rusia sudah sesuai dengan hukum internasional

3 Juli 2022 13:00 WIB

Bendera Uni Eropa
Bendera Uni Eropa istimewa

BRUSSELS, JITUNEWS.COM - Uni Eropa pada hari Jumat (1/7) mengatakan bahwa ancaman dubes Rusia untuk memutuskan hubungan diplomatik dengan Bulgaria sebagai tanggapan atas pengusiran 70 diplomat Rusia dari negara Balkan itu tidak dapat dibenarkan.

Uni Eropa mengatakan tindakan Bulgaria "sepenuhnya sejalan dengan hukum internasional", karena diplomat Kedutaan Besar Rusia bertindak melanggar perjanjian internasional.

"Uni Eropa mendukung penuh dan solidaritas dengan Bulgaria dalam situasi ini dan akan mengikuti masalah ini dengan cermat," kata UE dalam sebuah pernyataan, dikutip Reuters.


Vladimir Putin Sebut Tekanan Politik Negara Barat Percepat Integrasi Rusia-Belarusia

Sebelumnya, Perdana Menteri Bulgaria Kiril Petkov mengumumkan pengusiran 70 staf diplomatik Rusia yang dianggap terlibat tindak spionase. Menanggapi hal itu, Dubes Rusia Eleonora Mitrofanova melayangkan permohonan agar pemerintah Bulgaria membatalkan keputusannya, atau ia akan meminta Moskow untuk menutup kantor kedutaan besar di negara Balkan itu.

“Sayangnya, seruan kami ke Kementerian Luar Negeri Bulgaria diabaikan,” tulis Mitrofanova, duta besar Rusia, dalam sebuah pernyataan, dikutip Al Arabiya.

“Saya bermaksud untuk segera mengajukan pertanyaan tentang penutupan kedutaan Rusia di Bulgaria di hadapan kepemimpinan negara saya, yang pasti akan berarti penutupan misi diplomatik Bulgaria di Moskow,” tulisnya.

 

Rusia Diminta Tutup Kantor Kedubesnya di Bulgaria

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia